Tumbuh 3,36%, Ekonomi Lampung Triwulan III-2018 Melambat dari Sebelumnya
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Perekonomian Provinsi Lampung Triwulan III-2018 mengalami pertumbuhan sebesar 3,36 persen. Angka ini sedikit melambat bila dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya (q-to-q) yang mencapai 4,52%.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, hal ini terutama dikarenakan pertumbuhan lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan yang lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya, khususnya disebabkan penurunan produksi tanaman pangan karena musim kemarau, juga produksi kehutanan dan penebangan kayu.
Sebagian besar lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif, dengan pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 11,70 persen. Diikuti peningkatan kinerja konstruksi serta industri pengolahan yaitu tumbuh masing-masing sebesar 9,64% dan 8,93% persen dibanding triwulan sebelumnya.
"Pada triwulan ini, tiga lapangan usaha mengalami pertumbuhan menurun terutama pada lapangan usaha transportasi dan komunikasi yang turun sebesar 4,34 persen. Selain itu kegiatan jasa keuangan, serta perdagangan besar/eceran dan reparasi mobil-sepeda motor masing-masing juga turun sebesar 1,99 persen dan 0,67 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Lampung, Yeane Irmaningrum, saat konferensi pers, di kantor BPS setempat, (5/11/2018).
Sementara itu, lanjut Yeane, perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan III-2018 tumbuh sebesar 5,19 persen dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan positif dicapai oleh hampir seluruh lapangan usaha pada triwulan ini, kecuali pertanian, kehutanan dan perikanan yang mengalami kontraksi sebesar 0,24 persen.
Informasi dan komunikasi merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi yaitu 12,72 persen, diikuti kegiatan Industri Pengolahan yang tumbuh 12,42 persen. Selain itu kategori penyediaan akomodasi dan makan minum serta jasa pendidikan juga tumbuh cukup pesat masing-masing sebesar 11,22 persen dan 11,10 persen. Lapangan usaha lain yang juga tumbuh cukup besar adalah Jasa Lainnya (9,40%).
"Secara spasial, pertumbuhan ekonomi wilayah Pulau Sumatera triwulan III-2018 tumbuh sebesar 4,72 persen dengan pertumbuhan tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tumbuh 7,09 persen dan terendah di Provinsi Riau sebesar 2,98 persen. Sedangkan Lampung tumbuh sebesar 5,19 persen," ungkapnya. (Erik)
Berita Lainnya
-
Pemerintah Naikkan HET Beras Rp14.900 Per Kilo, Ini Alasannya
Senin, 18 Maret 2024 -
Satgas Pangan Ungkap Penyebab Kelangkaan Beras di Ritel Modern
Selasa, 27 Februari 2024 -
Survei BI: Penjualan Eceran Mengalami Pertumbuhan Positif
Rabu, 31 Januari 2024 -
LPS Blak-blakan Ungkap Banyak BPR Bangkrut Dimaling Pemilik
Selasa, 30 Januari 2024



