Tim Prabowo Tolak Minta Maaf Soal “Tampang Boyolali”, Ini Alasannya
Minggu, 04 November 2018 - 20.19 WIB
80
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Masyarakat Boyolali meminta Prabowo meminta maaf atas ucapannya yang menyinggung 'Tampang Boyolali'. Namun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menolak meminta maaf. Ini alasannya.
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Sriyanto Saputro, mengatakan telah mempelajari video tersebut secara utuh. Menurutnya tidak ada kesalahan atas ucapan Prabowo dalam pidato pembukaan posko relawan Prabowo-Sandi di Boyolali itu.
"Menurut saya (minta maaf itu) terlalu jauh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo itu di forum internal para pendukung, para relawan, termasuk partai koalisi. Tidak ada satu pun yang datang itu tersinggung," ujarnya dalam keterangan pers di Solo, Minggu (4/11/2018).
Dia justru menilai aneh jika ada orang lain di luar forum yang ikut terprovokasi. Sebab video yang beredar bukanlah versi lengkap.
"Kalau kemudian pihak lain yang tidak ada di situ, tapi karena terprovokasi oleh potongan video kan jadi aneh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo Itu tulus secara utuh," kata dia.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono, menambahkan bahwa yang disampaikan Prabowo hanyalah menggambarkan kondisi ketimpangan di negeri ini. Hal tersebut bisa jadi juga terjadi di Boyolali.
"Kami tentu punya definisi kesalahan. Saya yakin masyarakat Boyolali juga tahu membedakan mana yang menyinggung dan mana yang tidak," ujar Ferry yang juga juru bicara BPN Prabowo-Sandi.
"Kehadiran Pak Prabowo di Boyolali justru menunjukkan keinginan dan niat baik Pak Prabowo untuk bisa bertatap muka mendengarkan aspirasi dari internal dan untuk kepentingan masyarakat Boyolali dan Jawa Tengah," kata dia. (Detik) Berita Lainnya
-
HKBP Distrik XXXII Lampung Gelar Pembinaan 300 Parhalado, Ephorus Pdt. Dr. Victor Tinambunan Jadi Narasumber Utama
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Siap Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 -
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026








