Puing Lion Air Ditemukan Berserakan dalam Radius 25 Meter di Dasar Laut
Kupastuntas.co, Jakarta - Setelah empat hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan badan dan kotak hitam pesawat Lion Air JT-610 di laut utara Karawang, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018) siang.
"Sudah diangkat puing-puingnya sebagian karena hancur," kata Dansatgas SAR TNI AL Kolonel Laut Iswarto di atas LCU KRI Banda Aceh 593-1, di laut utara Karawang.
"Jatuh berserakan di bawah air sampai radius 20-25 meter," ujarnya.
Iswarto mengatakan dalam pencarian yang dilakukan tim penyelam, mereka mendapati jasad-jasad orang yang berada dalam puing pesawat JT-610.
"Jenazah sebagian melekat di puing-puing, update nanti kita akan sampaikan penyelam masih bekerja," katanya.
Iswarto menerangkan puing-puing pesawat tersebut ditemukan berserak di dasar laut pada kedalaman sekitar 25-35 meter. Salah satu kesulitan tim penyelam dalam melakukan evakuasi karena dasar laut yang berlumpur.
"Kita berusaha bekerja cepat sehingga [jasad dan puing] bisa ditemukan dalam keadaan yang kita harapkan," kata Iswarto.
Selain itu, dia menjelaskan bahwa tim evakuasi yang menyelam ke dasar laut akan berupaya mengangkut jasad-jasad itu serapi mungkin.
Sementara itu, kotak hitam (black box) juga telah berhasil dievakuasi dari dasar laut dan diamankan ke Kapal Baruna Jaya I.
Meskipun kotak hitam telah ditemukan, kata dia, tim tetap berupaya mengevakuasi jenazah serta puing-puing pesawat Lion Air JT-610.
"Tetap, kita akan tetap mencari. Tugas kita harus menuntaskan pekerjaan ini, mencari puing-puing maupun korban," ujarnya.
Pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di lautan, Tanjung Karawang, pada Senin (29/10) pagi. Pesawat itu hilang kontak setelah sekitar 13 menit lepas landas dari bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.20 WIB kala itu.
Manifes penerbangan pesawat dengan register PK-LQP itu ada 181 penumpang (2 bayi, 1 bocah) dan delapan awak. (Cnn)
Baca Juga: Hari Ketiga Operasi Zebra, Polres Lambar Tilang 300 Lebih Pelanggar
Baca Juga: PBB Padang Golf Ternyata Sudah Dibayar Sebagian
Berita Lainnya
-
Sempat Diamankan saat OTT Bupati Rejang Lebong, Wakil Bupati Hendri Praja Dilepas KPK
Rabu, 11 Maret 2026 -
Truk ODOL Rugikan Negara 43 Triliun, DPR Singgung Jalan di Lampung ‘Keriting’
Selasa, 02 April 2024 -
Hak Angket Kecurangan Pemilu Tetap Bergulir di DPR, Endro: Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia
Selasa, 26 Maret 2024 -
Sri Mulyani: Pemilu 2024 Telan Anggaran Rp 23,1 Triliun
Senin, 25 Maret 2024



