Hari Pertama Tes CPNS di Kota Metro, Panitia Pastikan Tak Ada Praktik Kecurangan
Kupastuntas.co, Metro – Hari ini (Jumat, 26/10/2018) adalah hari pertama pelaksanaan tes CPNS 2018 yang dilaksanakan di gedung Wisma Haji Al- Khairiyah Kota Metro. Dari enam kabupaten yang tes di Kota Metro, sesi pertama pelaksanaan tes diikuti oleh peserta dari Kabupaten Mesuji.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mesuji, Adi Sukamto mengungkapkan, jumlah peserta pada sesi pertama tes ini yaitu 290 peserta. Namun, ada dua peserta tes yang tidak hadir. "Yang jelas pada prinsipnya tidak hadir dan dipastikan gugur," tambah Adi.
Pihaknya menjelaskan bahwa formasi yang dibutuhkan oleh kabupaten Mesuji adalah 285 untuk semua formasi. Sedangkan jumlah keseluruhan peserta yang telah terdaftar sebanyak 3.567 peserta. "Yang paling banyak tenaga pendidik dan tenaga kesehatan," jelasnya lagi.
Sementara, Kepala BKD Kota Metro, Welly Adiwantra memastikan bahwa pada pelaksanaan tes CPNS ini tidak akan ada praktik kecurangan. Pasalnya, sistem pengamanan dalam tes ini menggunakan sistem pengamanan tingkat tinggi.
"Menggunakan badan sandi negara nasional. Standar keamanan untuk mengamankan istana kepresidenan. Jadi dia sistemnya ofline tidak online. Jadi tidak bisa heaker bisa masuk. Karena dia offline menggunakan LAN. Dan standarnya itu segel dari badan sandi negara. Ini sangat sulit sekali. Bahkan kanan kiri, depan belakang soalnya beda," terang Welly.
Mengenai waktu pelaksanaan tes yang tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yaitu mundur beberapa jam, pihaknya mengungkapkan bahwa hal tersebut terjadi karena seluruh persiapan seperti login ke server dan persiapan instalasi baru bisa dilakukan pagi ini.
"Karena ada beberapa hal instalasinya yang di dalam karena itu dibukanya harus hari pertama. Jadi klik login-nya itu pada hari pertama. Untuk pengamanan jadi login-nya itu harus hari pertama. Jadi ada beberapa kabel yang di dalem yang mungkin belum bisa beroperasi jadi agak lambat hari ini," tuturnya.
Selain itu, Wali Kota Metro, Ahmad Pairin mengatakan, sebelum para peserta mengikuti tes CPNS, mereka harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Registrasi ini dipastikan efektif untuk menjaring kecurangan-kecurangan yang mungkin terjadi nantinya.
"Semuanya pakai barcode. Jadi, itu SOP untuk menjaring praktik-praktik percaloan atau joki," terangnya.
Selanjutnya, untuk menghindari kendala yang mungkin terjadi seperti listrik yang padam, Pemkot Metro telah menyiapkan genset yang dapat beroperasi ketika dibutuhkan. (Firman)
Berita Lainnya
-
Dugaan Bullying Siswa di Metro Viral, SMAN 4 Bantah Lakukan Pembiaran
Selasa, 19 Mei 2026 -
Kisruh GMNI Metro Memanas, DPK Unila Kampus B Bantah Hadiri Konfercablub
Selasa, 19 Mei 2026 -
Penerimaan PBB-P2 Metro Baru 12,9 Persen, Wakil Wali Kota Sebut Alarm Fiskal Daerah
Selasa, 19 Mei 2026 -
GMNI Versi Konfercablub Klaim Menang Mutlak, Tegaskan Forum Sah Secara Organisasi
Senin, 18 Mei 2026








