Peraih Medali Emas Tinju PON, Kini Jadi Petugas PPSU
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Tinju merupakan hobi Muhammad Ali Wesi. Bahkan sejak tahun 2005/2006 saat masih duduk di bangku SMP, ia sudah bertanding di amatir. Lelaki kelahiran Lampung, 26 Agustus 1991 ini pernah meraih medali emas saat bertanding dalam PON Ujung Pandang. Berbagai kejuaraan nasional telah diikutinya, termasuk ke luar negeri dan meraih berbagai penghargaan.
Usai di amatir, Muhammad Ali Wesi mengembangkan sayapnya dengan pindah ke dunia profesional pada kelas Bantam hingga Ringan Junior. Dia juga sempat bertanding di kejuaraan PABA melawan petinju Jepang dan berhasil menang KO.
“Waktu itu, rasanya bangga sekali bisa menang lawan petinju Jepang,” ucap Ali, Selasa (23/10/2018).
Namun, profesi bertinjunya ini harus terhenti pada 2013, setelah menikah. Mengingat di dunia tinju profesional untuk membiayai kebutuhannya harus ditanggung sendiri. Sementara sudah punya tanggungan keluarga.
“Jadi saya berhenti dari tinju karena berat mencari biaya. Saya fokus cari nafkah buat keluarga,” katanya.
Usai menjadi petinju, pekerjaan apa saja dijalani, mulai dari menjadi tukang batu hingga kerja di valet parking. Semua dijalani untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Akhirnya, bapak satu anak inipun diterima bekerja sebagai petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Pekerjaan barunya tersebut dijalani penuh dengan semangat dan tanggung jawab.
“Bagi saya selagi halal buat anak istri, kenapa nggak dijalani?” sambung Ali.
Dulu saat bertinju, kepala lawan yang menjadi sasaran jab dan upper cut pukulannya. Tapi kini jadi anggota PPSU yang harus disikat dan dibersihkan adalah sampah jalanan. “Sekarang ya tugas apa saja dari Pak Lurah ya disikat habis,” tutur Ali. (Wtkt)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








