Masyarakat Keluhkan Pelayanan Puskesmas Gedongtataan
Kupastuntas.co, Pesawaran – Masyarakat keluhkan pelayanan di Puskesmas Rawat Inap Gedongtataan. Hal ini diungkapkan oleh Nasrin salah satu warga Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedongtataan yang hendak mengobati adik iparnya yang tengah sakit.
"Awalnya adik saya itu datang ke Puskesmas Gedongtataan untuk berobat karena tangannya terluka kena paku dugaannya tetanus," ungkapnya, saat ditemui Kupas Tuntas, Selasa (23/10/2018).
Menurutnya, adiknya justru akan dikenakan sejumlah biaya untuk pengobatan tersebut. "Adik saya itu punya BPJS, tapi kata salah satu dokter yang ada di pelayanan itu, adik saya diminta uang Rp200 ribu untuk biayanya," ujarnya.
"Tapi karena adik iparnya itu tidak membawa uang, lalu adiknya memutuskan pulang untuk mengambil uang, pada saat mau pulang dipanggil lagi sama dokternya kalau biayanya katanya hanya Rp160 ribu," timpalnya.
Mendapatkan informasi dari adiknya tersebut, Nasrin berupaya untuk menanyakan perihal tersebut kepada pihak Puskesmas Gedongtataan. "Pada saat ke Puskesmas Gedongtataan, saya tanya katanya suntik tetanus itu tidak ditanggung BPJS, kemudian saya diminta untuk bertanya langsung kepada BPJS mengenai hal tersebut," tukasnya.
Akhirnya, kata dia, dirinya memutuskan untuk pergi ke kantor BPJS Pesawaran untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. "Pada saat saya ke kantor BPJS, saya langsung bertemu dengan pimpinan BPJS Pesawaran pak Erwin, disitu saya bertanya kepada beliau, kata pak Erwin suntik tetanus itu ditanggung oleh BPJS," katanya.
Baca Juga: Duh, 30 Persen Perusahaan di Pesawaran Belum Berikan Upah Sesuai UMP
Bahkan, ia menjelaskan, pihak BPJS sempat mendatangi Puskesmas Gedongtataan untuk mengonfirmasi perihal masalah yang menyangkut adik iparnya tersebut.
"Pak Erwin itu sempat mencoba menghubungi Puskesmas Gedongtataan tapi tidak ada jawaban, setelah itu saya bersama dengan pak Erwin mendatangi Puskesmas Gedongtataan," jelasnya.
Setelah itu, ia menyatakan bahwa, adiknya tersebut langsung mendapatkan pelayanan berupa pengobatan terhadap penyakit yang di derita adiknya tersebut. "Setelah pimpinan BPJS nya turun langsung, adik saya langsung ditangani tanpa di pungut biaya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Gedongtataan, dr. Imelda Carolina, saat dihubungi terkait peristiwa tersebut belum bisa dikonfirmasi meskipun kondisi handphone-nya dalam keadaan aktif. (Reza)
Berita Lainnya
-
Harapan Suhono Miliki Rumah Layak Terwujud Lewat Program RTLH TMMD
Senin, 02 Maret 2026 -
Reses di Pesawaran, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judi Online dan Pinjol yang Mengintai Desa
Sabtu, 28 Februari 2026 -
DPRD Pesawaran Minta Evaluasi SPPG dan Penguatan Pengawasan Publik dalam Program MBG
Kamis, 26 Februari 2026 -
TMMD Kodim 0421/LS Tekankan Bahaya Judi Online dan Hoaks kepada Warga Pesawaran
Rabu, 25 Februari 2026









