Cuaca Ekstrem, Warga Gunungkemala Timur Pesibar Khawatirkan Beronjong Penahan Air Ambrol
Kupastuntas.co, Pesisir Barat – Beronjong penahan air sepanjang 250 meter yang berdiri di Pemangku Ulokbamban, Pekon Gunungkemala Timur, terancam ambrol. Hal ini disebabkan oleh ekstremnya cuaca dan banjir pada dua hari terakhir.
Keberadaan beronjong dimaksud, sejauh ini sangat vital mengingat posisi beronjong tersebut berjarak hanya 5 (lima) meter dari pemukiman warga Pekon Gunungkemala Timur.
Salah seorang warga setempat, Yurhasan, menuturkan bahwa dirinya dan warga sekitar sangat khawatir dengan ambrolnya beronjong tersebut.
"Jika tidak segera ditanggulangi jelas mengancam pemukiman warga," ucapnya, (Selasa 23/10/2018).
Baca Juga: Gubernur Ridho Lepas Relawan Tagana ke Palu dan Donggala
Dipaparkan, beronjong Gunungkemala Timur dibangun beberapa tahun lalu pada masa Lampung Barat. "Memang sudah wajar diganti, dari besi-besinya sudah menua dan berkarat. Kami berharap kepada Pemkab Pesibar agar memerhatikan kondisi lingkungan kami, bila tidak ditanggulangi kami meyakini hal ini jadi ancaman besar di kemudian hari," imbuhnya.
Kabid Pengairan Dinas PU PR Pesisir Barat, Ade Kurniawan, melalui sambungan telpon mengatakan sejauh ini pihaknya sudah mengetahui dan memiliki perencanaan tentang penanggulangan aliran Sungai Waykrui.
"Perencanaan kita sudah ada tapi itu baru tahap perencanaan, kita belum bisa memastikan mengingat anggaran kita di 2019 sangat terbatas. Mudah-mudahan saja bisa terealisasi," tutup Ade. (Nova)
Berita Lainnya
-
Satu Jenazah Teridentifikasi, Polisi Autopsi Mayat Tak Utuh di Pantai Walur
Senin, 02 Februari 2026 -
Mayat Kedua Ditemukan di Pantai Walur, Berjarak 200 Meter dari Temuan Mayat Tanpa Kepala
Minggu, 01 Februari 2026 -
Dua Warga Pesisir Barat Hilang Terseret Banjir Bandang Sungai Way Halami
Sabtu, 31 Januari 2026 -
Perahu Terbalik, Nelayan Hilang di Pesibar Ditemukan Meninggal 500 Meter dari Lokasi Kejadian
Minggu, 25 Januari 2026









