Cerita Relawan Donggala: Trauma Healing Pascagempa Sangat Dibutuhkan Korban
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Tim Relawan Kota Bandarlampung telah kembali dari Donggala dan diterima oleh Walikota Herman HN, Selasa (23/10), di ruang rapat Walikota.
Salah satu anggota tim relawan, dr. Intan, menjelaskan sebenarnya masih banyak kebutuhan yang diperlukan oleh para pengungsi, terutama trauma healing.
"Banyak warga yang masih takut masuk rumah karena bencana itu. Walaupun rumahnya baik-baik saja, mereka tidak berani masuk rumah. Sebenarnya itu jadi perhatian, trauma healing-nya," terangnya.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Warga Gunungkemala Timur Pesibar Khawatirkan Beronjong Penahan Air Ambrol
Sementara itu, dr. Eva Daniel mengatakan, timnya telah menangani sebanyak 1.375 pasien di Kabupaten Donggala, menyisir tiap kecamatan dari Banawa sampai Balaesang.
"Yang kita tangani sudah 1300-an pasien, baik yang mobile bersama rombongan Bupati, yang tinggal di Puskesmas Toaya dan Labuan, serta yang di posko dinas juga," kata Eva. (Farhan)
Berita Lainnya
-
Gandeng UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN RIL Matangkan Persiapan Visitasi Fakultas Kedokteran
Selasa, 14 April 2026 -
Banjir Rendam Jalan Ki Maja Way Halim, Pengendara Terjebak dan Motor Mogok
Selasa, 14 April 2026 -
Hujan Deras Sejak Sore, Sejumlah Wilayah di Bandar Lampung Terendam Banjir, Warga Kedaton Minta Evakuasi
Selasa, 14 April 2026 -
Gagal Beraksi Sebelumnya, Komplotan yang Sama Gasak Motor di Tanjung Senang Bandar Lampung
Selasa, 14 April 2026








