• Jumat, 01 Maret 2024

Hari Pangan Sedunia, Walikota Pairin Minta Dinas Pertanian Metro Pahami Ketersedian Lahan Pangan

Minggu, 07 Oktober 2018 - 15.01 WIB
79

Kupastuntas.co, Metro - Walikota Metro, Achmad Pairin menegaskan agar Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan setempat memahami secara pasti segala hal yang berkaitan dengan jumlah lahan, panen dan kesediaan pangan di Kota Metro. Sebab, Hal tersebut menjadi hal pokok untuk mengetahui ketersediaan pangan masyarakat di Bumi Sa'i Wawai.

"Berdasarkan informasi yang ada, saat ini banyak lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat serangan hama wereng. Maka segera cari faktor dan cara penanganannya, sehingga kita semua dapat mengantisipasi serangan hama wereng," ucap Pairin disela-sela sambutannya dalam acara peringatan Hari pangan sedunia yang ke 38 tahun 2018. Dengan tema Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045, acara ini berlangsung di Halaman Dinas setempat, Jumat (05/10/2018).

Sebelumnya, berdasarkan laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, Lusia Parjiem, hari pangan sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober ini berkepentingan dalam pengembangan sumber-sumber pangan dan penyediaan pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. Sehingga kemiskinan serta kekurangan pangan dan gizi di dunia dapat dituntaskan pada tahun 2030.

Baca Juga: Soal Keluhan Tenaga Honorer K2, Plt BKPSDM Lampura: Sudah Disampaikan ke Menpan-RB, Semoga Ada Solusi

"Sekarang ini hampir seluruh dunia mengalami permasalahan gizi, hal menjadi fokus perhatian pemerintah di antaranya stunting, yaitu gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis. Dan saat ini di Indonesia terdapat sekitar 37% balita yang mengalami stunting," ungkap Lusia Parjiem.

Lusia Parjiem juga mengatakan,saat ini Pemerintah khususnya Kota Metro secara gencar melakukan upaya diversifikasi konsumsi pangan.

"Dalam upaya mempercepat pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan yang beragam, maka kami mengadakan lomba Cipta Menu B2SA, lomba memasak serba ikan dan lomba jajanan pasar dari bahan lokal. Lomba ini diikuti peserta dari beberapa organisasi, di antaranya dari anggota PKK, anggota Dharma Wanita dan anggota KWT," tandasnya.

Baca Juga: Musim Pancaroba, Masyarakat Lampung Diminta Waspada

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Heryati Pairin, dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini juga berhubungan dengan kegiatan PKK. Di mana pada lomba cipta menu B2SA nantinya, para pemenang lomba akan berkesempatan menjadi perwakilan Kota Metro pada lomba cipta menu B2SA ke kancah Provinsi hingga Nasional.

"Namun perlu saya informasikan, bahwa lomba-lomba pada tingkat provinsi dan selanjutnya mengharuskan kita menggunakan produk asli dari Kota Metro. Terlebih pentingnya, kita harus mengetahui kebutuhan setiap individu yang berbeda-beda," pungkasnya. (Han/firman)

Baca Juga: Kelamaan Main Smartphone Bisa Bikin Mata Berdarah?

Baca Juga: Status Waspada, Gunung Anak Krakatau Meletus 407 Kali dalam Sehari

Baca Juga: FKIP Unila Kembali Usulkan Prodi S1 Bahasa Lampung

Baca Juga: Biadab! Bapak, Paman dan Teman Ayah Rudapaksa Bunga Berhubungan Intim

Editor :