Terserang Tumor Ganas, Mirza Butuh Uluran Tangan Dermawan
Kupastuntas.co, Bandarlampung - Mirza Barma Wijaya (20) atau yang biasa dipanggil Amir, seorang pemuda yang tinggal di jalan Ahmad Yani, Pal. 19, Dusun Suka Negeri, Desa Bernung, Pesawaran, dalam keseharian harus menahan rasa sakitnya di Rumah Sakit Umum Abdoel Moloek (RSUAM) Bandar Lampung.
Tumor Ganas yang ada di kepalanya dan menggerogoti tubuhnya selama kurang lebih 7 bulan terakhir, membuatnya terbaring tak berdaya di atas kasur Ruang Kutilang kamar III b di RSUAM Bandar Lampung.
Karisma Ega Kakak kandung Amir menuturkan, sebenarnya Amir harus dirujuk ke Rumah sakit Rumah Sakit Cipto Mangkusumo (RSCM) Jakarta, namun karena keterbatasan biaya, keluarga memutuskan untuk dilakukan perawatan di RS Abdul Moloek saja.
"Iya, harus dirujuk ke RS Cipto, tapi itu cuma rencana saja karena belum ada biaya, sementara kita coba untuk operasi di RSUAM saja," ungkapnya saat ditemui di RSUAM, Sabtu (06/10/2018).
Saat disinggung terkait kisaran biaya, Ega mengungkapkan pihaknya tidak ditahu secara rinci, sebab belum dapat keterangan dari dokter terkait besaran biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan di sana.
"Kemungkinan biaya dia (Amir) sama yang menunggu selama terapi laser di Cipto. Sekitar 15 sampai 20 juta rupiah, itu pun menunggu keterangan dokter," kata dia.
Ega mengungkapkan, pihaknya sangat mengharapkan bantuan dari para dermawan, sebab selama ini untuk biaya pengobatan sekarang masih bergantung dari BPJS, sumbangan kerabat dan teman dekat.
"Keluarga berharap ada dermawan yang membantu untuk kesembuhan Amir, karena kami masih berharap besar adanya kesembuhan Amir," ungkapnya.
Ega juga menerangkan Amir sehari-hari tinggal bersama kakeknya di Pesawaran, karena dia (Amir) kerja di dinas kebersihan Pesawaran sebagai tenaga honorer. "Keinginan Amir sih sebenarnya ingin kuliah, namun karena keterbatasan biaya, akhirnya Amir mengurungkan diri untuk kuliah dan lebih memilih bekerja," kata dia. (Sule)
Berita Lainnya
-
Puasa Ramadan: Pendidikan Spiritual dan Tanggung Jawab Kemanusiaan di Tengah Konflik Dunia, Oleh: Koderi
Sabtu, 07 Maret 2026 -
Banjir Kembali Landa Bandar Lampung, WALHI: Alarm Keras Buruknya Tata Kelola Kota
Sabtu, 07 Maret 2026 -
Hujan Deras Picu Banjir di Jati Agung, Ratusan Rumah Terendam dan Seorang Anak Hanyut di Tanjung Bintang
Sabtu, 07 Maret 2026 -
Banjir Rendam 38 Titik di Bandar Lampung, Kostiana Desak Pemkot Benahi Drainase
Jumat, 06 Maret 2026









