Cuaca Ekstrim, Hasil Tangkapan Nelayan Kalianda Merosot 40 Persen
Kamis, 13 September 2018 - 10.09 WIB
321
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Cuaca ekstrim yang terjadi di perairan Lampung Selatan membuat hasil tangkapan nelayan di Kalianda merosot tajam.
Dari keterangan Manager Pelelangan Ikan Dermaga Bom Kalianda Cik Tin, hasil tangkapan ikan nelayan di tempat itu merosot sampai 40 persen. Hal itu menyebabkan para nelayan merugi karena tidak setimpal dengan biaya produksi.
"Karena hasil tangkapan menurun, secara otomatis hasil pendapatan mereka juga ikut menurun," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (12/9/2018).
Baca Juga: Pengelolaan Pelabuhan di Pesawaran Terkendala Perda
Ia menyatakan, kondisi demikian sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Namun demikian, nelayan di PPI Dermaga Bom Kalianda, masih tetap beraktivitas.
"Aktivitas tetap ada, karena inikan usaha mereka untuk memenuhi kebutuhan ikan untuk masyarakat," kata Dia.
Cik Tin menjelaskan, bila seluruh jenis ikan masih ada, meskipun jumlah tidak banyak. Namun, untuk jenis ikan teri sudah sulit ditemukan.
Baca Juga: Polisi Tanjungraya Mesuji Tangkap Pelaku Pengganda Uang
"Kalau teri sudah langka, bahkan sulit benar mencarinya. Kalau jenis ikan lain masih ada," terangnya.
Kondisi demikian turut dikeluhkan oleh masyarakat Kalianda. Pasalnya, minimnya hasil tangkapan ikan membuat harga jual ikan ikut melambung.
"Iya sekarang mahal sekali. Beli ikan Rp 50.000 isinya cuma 4 atau 5 biji doang, mending dibeliin beras saja dapat 5 kilo dan sudah dapat telor atau tempe," kata Uli warga Kalianda. (Dirsah/Edu)
Berita Lainnya
-
Cegah PMK, PDHI Lampung Gelar Pengobatan Ternak di Jati Agung Lamsel
Sabtu, 11 Januari 2025 -
Tanggapan Kepala BPN Kantah Lamsel Usai Kantornya Diperiksa Kejati Lampung
Jumat, 10 Januari 2025 -
Truk Fuso Muat Sapi Tabrak Mobil di Bakauheni Lamsel, 11 Orang Luka-luka
Jumat, 10 Januari 2025 -
ASDP Sebut Tarif Penyeberangan Bebas PPN 12 Persen
Kamis, 09 Januari 2025