Cuaca Ekstrim, Hasil Tangkapan Nelayan Kalianda Merosot 40 Persen
Kamis, 13 September 2018 - 10.09 WIB
307
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Cuaca ekstrim yang terjadi di perairan Lampung Selatan membuat hasil tangkapan nelayan di Kalianda merosot tajam.
Dari keterangan Manager Pelelangan Ikan Dermaga Bom Kalianda Cik Tin, hasil tangkapan ikan nelayan di tempat itu merosot sampai 40 persen. Hal itu menyebabkan para nelayan merugi karena tidak setimpal dengan biaya produksi.
"Karena hasil tangkapan menurun, secara otomatis hasil pendapatan mereka juga ikut menurun," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (12/9/2018).
Baca Juga: Pengelolaan Pelabuhan di Pesawaran Terkendala Perda
Ia menyatakan, kondisi demikian sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Namun demikian, nelayan di PPI Dermaga Bom Kalianda, masih tetap beraktivitas.
"Aktivitas tetap ada, karena inikan usaha mereka untuk memenuhi kebutuhan ikan untuk masyarakat," kata Dia.
Cik Tin menjelaskan, bila seluruh jenis ikan masih ada, meskipun jumlah tidak banyak. Namun, untuk jenis ikan teri sudah sulit ditemukan.
Baca Juga: Polisi Tanjungraya Mesuji Tangkap Pelaku Pengganda Uang
"Kalau teri sudah langka, bahkan sulit benar mencarinya. Kalau jenis ikan lain masih ada," terangnya.
Kondisi demikian turut dikeluhkan oleh masyarakat Kalianda. Pasalnya, minimnya hasil tangkapan ikan membuat harga jual ikan ikut melambung.
"Iya sekarang mahal sekali. Beli ikan Rp 50.000 isinya cuma 4 atau 5 biji doang, mending dibeliin beras saja dapat 5 kilo dan sudah dapat telor atau tempe," kata Uli warga Kalianda. (Dirsah/Edu)
Berita Lainnya
-
Tragedi KDRT Berujung Maut, Menantu Bunuh Mertua di Jati Agung Lampung Selatan
Senin, 20 April 2026 -
Tes DNA Bongkar Fakta Kasus Rudapaksa di Sidomulyo Lamsel, Kakek Kandung Jadi Tersangka
Sabtu, 18 April 2026 -
Polisi Bekuk Pencuri Uang Rp20 Juta di BRI Link Sidomulyo Lampung Selatan
Jumat, 17 April 2026 -
Diduga Salah Injak Gas, Mobil di Natar Lamsel Tewaskan Pengendara Motor
Jumat, 17 April 2026








