Hebat! Tim Pelajar Indonesia Raih Medali Perak Olimpiade Sains Metropolis di Moskow
Kupastuntas.co, Jakarta – Olimpiade Metropolis diselenggarakan setiap tahun oleh Pemerintah Kota Moskow. Olimpiade kali ini diikuti 33 kota besar dari 25 negara di Eropa, Asia, Afrika dan Amerika. Jakarta merupakan satu-satunya peserta dari Asia Tenggara.
Dirilis dari Tempo.co pada Senin (10/9/2018), Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia dan Belarus, M. Wahid Supriyadi menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para pelajar DKI Jakarta. Prestasi yang diraih tidak hanya membawa nama baik DKI Jakarta, tetapi juga Indonesia.
Selain DKI Jakarta, medali perak diterima juga pelajar dari tujuh kota lainnya, yaitu Belgrade, Sofia, Minsk, Istanbul, Budapest, Yerevan dan Zagreb. Sementara medali emas diterima oleh pelajar dari Moskow, Shanghai, Saint Petersburg dan Hong Kong.
Pada kategori individu, Tim DKI Jakarta menyabet tujuh medali, terdiri dari tiga perak dan empat perunggu. Untuk medali perak, dua medali dipersembahkan dari kimia dan satu dari fisika.
Sedangkan untuk medali perunggu, dua medali diperoleh dari komputer dan dua medali lainnya masing-masing dari matematika dan fisika. Medali emas dengan nilai tertinggi untuk semua pelajaran yang diperlombakan disabet oleh para peserta dari Moskow.
Shafira Aurelia, salah seorang peserta Tim DKI Jakarta mengatakan soal-soal yang diberikan tergolong sangat sulit dan awalnya sempat berpikir tidak akan mendapat medali. Shafira yang sekolah di SMAN 8 berhasil mendapat medali perunggu untuk pelajaran fisika yang diikutinya.
"Di sini kami mendapat pengalaman baru, yaitu bertemu orang-orang dari berbagai negara dan bisa berkenalan. Pengalaman berharga lainnya mengetahui budaya Moskow," kata Shafira, satu-satunya pelajar perempuan di Tim DKI Jakarta. ? Selain Shafira, peserta Tim DKI Jakarta lainnya adalah Hendrikus Hansen Witarsa/SMAK 3 Penabur (matematika), Bennett Clement/SMAK 1 Penabur (matematika), Daffa Fathani Adila/SMAN 8 (fisika), dan Muhammad Dzul Fakhri/SMAN 68 (kimia).
Albert Sutiono/SMAK 1 Penabur (kimia), Moses Mayer/SMA Jakarta Intercultural School (komputer), dan Reinatt Hansel Wijaya/SMA Kanisius (komputer). Tim olimpiade sains DKI Jakarta ini didampingi Suharno dan Sarjito dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta. (Tmp)
Berita Lainnya
-
Itera Siapkan 5.200 Kuota Mahasiswa Baru 2024, 65 Persen untuk Jalur SNBT
Selasa, 26 Maret 2024 -
PSGA UIN Raden Intan Lampung Rekrut Duta Konselor Sahabat ULT
Jumat, 22 Maret 2024 -
Hari Terakhir Pendaftaran SPAN-PTKIN 2024, UIN RIL Sediakan Kuota 3.000 Mahasiswa Baru
Selasa, 19 Maret 2024 -
Pemprov Lampung Usulkan 2.074 Formasi PPPK Guru Tahun 2024
Minggu, 17 Maret 2024



