Jalan Ulubelu Tanggamus Hancur, Ganggu Perekonomian Warga
Kupastuntas.co, Tanggamus - Sepanjang lebih kurang 50 kilometer ruas jalan provinsi di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, rusak parah.
Padahal kawasan ini merupakan sentra kopi terbesar di Provinsi Lampung, dan pusat pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) terbesar di Indonesia, dengan kapasitas 2×55 MW.
Sayangnya, wilayah kaya potensi sumberdaya alam terutama kopi dan kakao serta pans bumi (geothermal) ini masih berkutat dengan persoalan hancurnya infrastruktur jalan ke wilayah Kecamatan Ulubelu ini.
BACA: Dinilai Tak Transparan, Warga di Tubaba Minta Papan Informasi Proyek Dipasang
BACA: Giatkan Budaya Baca, Bupati Lampung Timur Terima Nugra Jasadarma Pustaloka
Rusaknya ruas jalan provinsi di Ulubelu ini, berdampak mengganggu aktivitas dan perekonomian warga. Padahal, wilayah ini perlahan tetapi pasti mulai menggeliat dan akan menjadi wilayah maju dengan dioperasikannya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan kapasitas 2×55 MW, yang mampu memenuhi kebutuhan energi listri provinsi Lampung dan Sumatera.
Kustiwan, Kepala Pekon Sirnagalih, Kecamatan Ulubelu mengatakan, dengan kondisi jalan yang hancur saat mengakibatkan terganggunya perekonomian warga di wilayah ini.
BACA: Nanang Ermanto Bantu Salurkan Pasokan Air Bersih ke Desa Klawi Bakauheni
BACA: Jadwal Nations League Eropa: Prancis vs Belanda, Portugal vs Italia
"Jalan saat ini sudah rusak parah. Kami para Kepala Pekon di Ulubelu sudah amat sering diprotes warga dan elemen masyarakat yang menuntut perbaikan jalan. Kami juga sudah bosan mengusulkan kemana-mana, kabupaten, provinsi, dewan. Tetapi belum juga ada tanggapan,” ujarnya, Minggu (09/09/2018). (Sayuti)
Berita Lainnya
-
32 Kades di Tanggamus Dilaporkan ke Polisi, Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Pemetaan Tanah Rp1,95 Miliar
Selasa, 23 Juni 2026 -
Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Warga Tanggamus, Petani Minta Solusi Nyata Pemerintah
Kamis, 18 Juni 2026 -
Surat DPP Belum Terbit, Musda Golkar Tanggamus Batal Digelar
Rabu, 17 Juni 2026 -
Ngejenang, Tradisi Gotong Royong Masyarakat Jawa di Tanggamus yang Bertahan di Era Modern
Jumat, 12 Juni 2026








