Pasca Penggusuran, Warga Kampung Griya dan LBH Lapor ke Polda
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Perjuangan Warga Kampung Pasar Griya Sukarame belum usai, bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung mendatangi kantor Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, Sabtu (21/07/2018).
Kedatangan mereka ke Polda Lampung untuk melaporkan sikap arogansi dari pemerintah Bandar Lampung yang melakukan penggusuran secara paksa di Kampung Pasar Griya Sukarame pada Jumat (20/07/2018). Salah satu anggota LBH, Suma Indra menerangkan pihaknya mendatangi Polda untuk menuntut agar polda Lampung mengusut tuntas tindakan refresif satuan polisi Pamong Praja yang melakukan kekerasan dan pelecehan terhadap anak-anak dan perempuan dalam kericuhan yang menimbulkan sedikitnya 5 orang terluka.
"Kami datang ke Polda Lampung untuk meminta kepada pihak kepolisian agar menindak oknum-oknum yang melakukan tindakan kekerasan dan tindakan pelecehan terhadap anak-anak dan perempuan yang terjadi saat kericuhan," ungkapnya. (Sule)
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








