Penggusuran Kampung Pasar Griya Sukarame Diwarnai Tangisan dan Teriakan Warga
Kupastuntas.co, Bandarlampung – Penggusuran yang dilakukan pemerintah bandar lampung membuat tanah Kampung Pasar Griya Sukarame basah dengan airmata dan gema suara teriakam ibu-ibu yang meronta melihat rumahnya digusur, Jumat (20/7/2018).
Baca Juga: Arogansi, Satpol PP Pukuli Warga Kampung Griya Sukarame yang Bertahan
Warga kampung griya yang tersisa 40 Kepala Keluarga dan rata-rata bekerja sebagai pemulung dan pedagang, berteriak dan menangis melihat satu persatu bangunan rumahnya diruntuhkan alat berat.
Penggusuran ini dilakukan oleh pemerintah kota Bandar Lampung dikarenakan lahan milik pemerintah kota bandar lampung yang dulunya dialokasikan sebagai pasar akan dialihfungsikan menjadi gedung Kejaksaan Tinggi Negeri.
Baca Juga: Penggusuran Kampung Pasar Griya Ricuh, Warga dan Satpol PP Saling Pukul
"Kalian liat nanti, anak-anak kami yang akan membalas ini, karma pasti berlaku bagi para penindas," ujarnya. (Sule)
Berita Lainnya
-
55 Tahun Toyota Ada untuk Indonesia: Toyota Luncurkan Berbagai Lini Hybrid EV Terbaru yang Semakin Terjangkau di IIMS 2026
Rabu, 11 Februari 2026 -
Forum DAS Lampung Targetkan Rehabilitasi 300 Ribu Hektare Lahan Kritis dalam 5 Tahun
Rabu, 11 Februari 2026 -
Jam Kerja ASN Bandar Lampung Dipangkas Selama Ramadan, Pulang Pukul 15.00 WIB
Rabu, 11 Februari 2026 -
Pemprov Lampung Kebut 62 Paket Jalan, DPRD Tekankan Spesifikasi dan Kualitas Harus Dijaga
Rabu, 11 Februari 2026









