44 Pejabat Eselon II Pemprov Kumpulkan LHKPN 2017 di Akhir Batas Waktu
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - 50 pejabat eselon II di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akhirnya telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2017 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
Dari jumlah tersebut, 44 pejabat diantaranya baru mengumpulkan LHKPN tahun 2017 di akhir tenggat waktu yang diberikan oleh Pemprov Lampung yaitu Jumat (20/07/2018).
BACA: Terdakwa Kasus Narkoba, Michael Divonis Lima Tahun Penjara
BACA: Penyidik Ajukan Berkas Anggota DPRD Way Kanan ke BNNP Lampung
"Sudah mengumpulkan semua, tadi sudah koordinasi sama kita tapi ada laporan yang belum lengkap, jadi secepat kita minta untuk dilengkapi dalam 14 hari kedepan seperti ketentuan KPK. Yang penting saat ini semua sudah mengumpulkan LHKPN untuk tahun 2017," ujar Kepala Inspektorat Provinsi Lampung Syaiful Dermawan, di Gedung Balai Keratun, Jumat (20/07/2018).
Dikatakan Syaiful, beberapa hal detail yang menjadi alasan belum lengkapnya dokumen penyusunan LHKPN seperti belum melampirkan data aset yang telah dilepas. Karena jika tidak dilaporkan akan menjadi persoalan di KPK.
BACA: Dua Jurnalis Ramaikan Bursa Caleg DPRD Bandar Lampung
BACA: Caleg DPRD Bandar Lampung Didominasi Petahana
"Misalnya ada yang memiliki tanah di suatu daerah tetapi tanah tersebut sudah di jual ini harus dilampirkan seperti kwitansi penjualannya ke dalam LHKPN bahwa tanah itu tak jadi miliknya lagi," jelasnya.
Untuk diketahui, jika dalam waktu 14 hari terhitung waktu pengumpulan LHKPN pejabat masih tak melengkapi laporannya, maka KPK akan memberi catatan tidak lengkap dan berdampak pada psikologis pejabat. (Erik)
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








