200 Personil Polisi Amankan Unjuk Rasa Mahasiswa di Bawaslu
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - BEM Universitas Lampung menggelar aksi gerakan 2 ribu mahasiswa melawan politik uang di kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Jumat (6/7/2018).
Dalam aksi unjuk rasa itu, 200 personil anggota kepolisian dari Polresta Bandar Lampung diturunkan untuk mengamankan situasi.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, situasi di lokasi terkendali dan kondusif.
BACA : Aksi Mahasiswa Segel Bawaslu Berujung Ricuh
BACA : Kecewa Kepemimpinan Arinal, Anggota DPRD Balam Ini Mundur Dari Golkar
"Situasi aman terkendali. 200 petugas dari jajaran Polresta Bandar Lampung kita turunkan untuk pengamanan," katanya.
Terkait aksi mahasiswa yang sempat saling dorong dengan petugas, ia menjelaskan, hal tersebut tidak menimbulkan kericuhan.
"Tadi kan adek-adek mahasiswa sempat mendorong petugas sambil membawa keranda, kita cegah. Karena bambu itu kan tajam, kami nggak mungkin membiarkan," jelasnya.
BACA : Nelayan Pesisir Selatan Hilang di Laut, Setelah Dicari Warga Temukan Ini
BACA : Bertemu Dengan Jokowi, Bupati Winarti Sampaikan Program Unggulan
BACA : Demo Bawaslu, Mahasiswa Kadokan Keranda Simbolisasi Matinya Demokrasi
Pantauan di lokasi hingga pukul 17.20 WIB aksi mahasiswa tetap berjalan dengan baik.
Kordinator Aksi Muhammad Fauzul Azim yang sekaligus merupakan Presiden BEM Unila mengatakan aksi tersebut bentuk solidaritas dalam mengawal Pilkada di Provinsi Lampung dan melawan politik uang yang terjadi di Bumi Ruwa Jurai. (Kardo)
Berita Lainnya
-
Potensi Karbon Lampung Menarik Investor Global, Amazon Jajaki Kerja Sama Hijau
Selasa, 10 Februari 2026 -
Uji Kesiapan Lebaran 2026, Sarana Kereta Api di Lampung Dinyatakan Memenuhi SPM
Selasa, 10 Februari 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Bekali Siswa SMA Perintis 2 Etika Komunikasi Profesional dan Personal Branding Digital
Selasa, 10 Februari 2026 -
Penjualan Properti Subsidi Lampung Melonjak, Apersi Dorong Digitalisasi dan Permudah Perizinan
Selasa, 10 Februari 2026









