Dishub Lampung Minta Kabupaten-Kota Tertibkan Kendaraan Parkir Sembarang
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung meminta Dishub kabupaten/kota menertibkan kendaraan yang parkir di badan jalan, baik itu kendaraan roda empat maupun roda dua.
Sebagaimana diketahui saat ini kendaraan yang parkir di badan jalan telah menyumbang atau mengakibatkan kemacetan panjang khususnya di kota Bandar Lampung.
BACA : BPRL Gelar Aksi Tandingan Dukung Bawaslu, Begini Alasannya
BACA : Terduga Teroris Dari Rejosari Resmi Jadi Tersangka
Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas dan Transportasi Dishub Lampung, Andriyanto Wahyudi berharap, Dishub Kota Bandar Lampung menindak tegas kepada oknum yang mengelola lahan parkir liar di badan jalan.
Menurutnya, ketentuan itu sudah tertera di Undang Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalulintas bahwa kendaraan roda empat dan dua dilarang parkir di badan jalan. "Jadi seharusnya Dishub kabupaten/kota telah memasang rambu-rambu peringatan dilarang parkir disini atau menyediakan tempat parkir, toh lahan parkir bisa digunakan sebagai sumber pendapatan daerah," ujar Ardiyanto, di ruang kerjanya, Senin (02/07/2018).
Aan sapaan akrabnya mengatakan, telah mendata jalan di Kota Bandar Lampung yang kebanyakan kendaraan roda empat dan dua parkir di badan jalan yakni jalan Sudirman, Kartini, Chandra Tanjungkarang, Simpur Center, Taman gajah dan sepanjang jalan Dokter Susilo.
BACA : Tim Kuasa Hukum Paslon 1 dan 2 Sambangi Bawaslu Bawa Setumpuk Laporan
BACA : Wakil Ketua DPRD Lamteng Didakwa Terima Suap Rp9,6 Miliar
Untuk itu, Aan mengharapkan di wilayah tersebut segera di pasang rambu-rambu lalulintas dilarang parkir dan menindak tegas oknum yang melakukan pengolahan parkir secara ilegal. (Erik)
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








