Pembangunan Jalan Terkesan Asal-Asalan, Warga Tuding PT. PP Tidak Becus
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Lagi-lagi proses pembangunan ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Kabupaten Lampung Selatan, mendapat protes warga. Warga menuding, pihak kontraktor yang dalam hal ini PT Pembangunan dan Perumahan (PP) tidak becus.
Hal ini bukan tanpa alasan, karena penyediaan jalan alternatif tepatnya di STA 22-600 Dusun Kayuubi, Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, baru dua hari dilalui sudah ambles.
Sayangnya, pihak perusahaan yang bertanggungjawab "cuek" dan seolah-olah buang badan atas kondisi yang terjadi. Bahkan, tidak sedikit kendaraan-kendaraan yang menggunakan jalan alternatif tersebut sampai terperosok.
Selain itu, kondisi jalan berdebu pun ikut menjadi bahan protes warga, karena dampaknya menganggu kenyamanan pengguna jalan.
"Lihat saja itu, dibiarkan tanpa dilakukan penyiraman sehingga debunya berterbangan kemana-mana, apa harus ada korban dulu baru ada perhatian dari pihak pekerja," ujar Susanto warga setempat, Kamis (17/5/2018).
Selain itu Ia menilai, pembangunan jalan alternatif dengan menggunakan rigid beton tersebut tidak kokoh, sehingga masyarakat menuding pihak perusahaan pembangun ruas jalan tol tidak serius untuk menyiapkan jalan alternatif untuk masyarakat pengguna jalan.
"Jangan mau asal jadi saja, pikirkan sisi keselamatan si pengguna jalan juga," tandasnya.
Belum ada konfirmasi resmi dari pihak PT.PP terkait keluhan warga. Pasalnya, Humas PT PP belum dapat dihubungi. (Dirsah/Edu)
Berita Lainnya
-
Lebih dari 1,1 Juta Penumpang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Selama Operasi Ketupat Krakatau 2026
Senin, 30 Maret 2026 -
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026 -
Kapolri: Angka Kecelakaan Saat Mudik Turun 7,8 Persen
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Kapolri Pantau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Ini Pengarahannya
Sabtu, 28 Maret 2026








