Mukri : Bom di Surabaya Adalah Kejahatan Kemanusiaan, Tidak Ada Diajaran Agama Manapun
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ketua Pimpinan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, Mohammad Mukri menilai aksi pelaku peledakan bom di Surabaya sebagai kejahatan kemanusiaan yang tidak mungkin bersendikan nilai agama yang benar.
"Siapa pun pelaku pemboman gereja tersebut pastilah orang yang membajak nilai-nilai universal agama yang mendamaikan, cinta kasih, dan persaudaran antarsesama," ujar Mukri, Minggu (13/5/2018).
Sehingga Rektor Universitas Negeri Islam (UIN) Lampung ini mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah harus tegas terhadap hukuman untuk teroris.
“Selama ini saya lihat hukuman untuk teroris dinilai lembek, kalau memang ketangkap ya hukum mati sekalian, sehingga mereka tidak berani lagi melakukan teror di Indonesia,”ucapnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat Lampung agar jangan mudah terprovokasi , dan tetap waspada terhadap aksi teror.
“Namun kami minta kepolisian agar terus waspada, ciptakan suasana kondusif. Dan kami (NU) mendukung setiap langkah pemerintah dalam penanganan teroris,”tandasnya. (Wanda)
Berita Lainnya
-
Angka Kemiskinan Lampung Masih Tinggi, Masalah SDM Jadi Sorotan
Minggu, 08 Februari 2026 -
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Hadiri Pengukuhan Pengurus IKA Unpad Lampung
Minggu, 08 Februari 2026 -
Hadiri Pesta Bona Taon Gultom di Adora, Donald Sihotang Ajak Warga Batak Jaga Persatuan dan Wariskan Dalihan Na Tolu
Minggu, 08 Februari 2026 -
Ekonomi Lampung Tumbuh 5,28 Persen, Akademisi Dorong Hilirisasi Pertanian dan Pariwisata
Minggu, 08 Februari 2026









