WWF Turun Tangan, Begini Langkah Penanggulangan Konflik Gajah di Tanggamus
Kupastuntas.co, Tanggamus - Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus dan petugas Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) telah bekerjasama dengan World Wildlife Fund (WWF) dalam melakukan langkah-langkah penanggulangan konflik gajah.
Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma menungkapkan, langkah-langkah tersebut antara lain memasang GPS-Collar pada badan gajah-gajah tersebut untuk mengetahui dan memonitor keberadaan gajah maupun kelompoknya.
Langkah lainnya yaitu menggunakan gajah-gajah dari TNWK untuk menggiring gajah-gajah tersebut masuk lebih kedalam hutan lagi. Namun setelah gajah-gajah Way Kambas dikembalikan, ternyata gajah-gajah liar tersebut kembali turun ke bawah. Diduga penyebabnya adalah karena habitat gajah liar tersebut diganggu oleh penduduk.
BACA JUGA: Konflik Gajah Liar di Tanggamus Terus Berlanjut
BACA JUGA: Warga Tanggamus Menilai Gajah Ngamuk dan Merusak karena Terdesak
BACA JUGA: Gajah Ngamuk Rusak Rumah Warga, Kapolres Tanggamus: Lokasi Masuk Hutan Lindung
“Guna menghindari korban jiwa, Polres Tanggamus menyarankan kepada penduduk yang masih menempati rumah-rumah di kawasan tersebut agar meninggalkan lokasi ke perkampungan yang lebih aman atau kembali ke tempat asalnya,” pungkasnya. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Akses ke Kompleks Pemkab Tanggamus Ditutup: Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Sendiri
Minggu, 04 Januari 2026 -
Wisata Tanggamus Berulang Makan Korban: 2 Anak Tewas di Way Lalaan dan Remaja Nyaris Tenggelam di Pantai Cuku Batu
Jumat, 02 Januari 2026 -
Jembatan Gantung Garuda Resmi Difungsikan, Warga Pekon Umbar Tanggamus Tak Lagi Terisolasi
Selasa, 30 Desember 2025 -
Geger, Penemuan Bayi di Lubang Bekas Septic Tank di Wonoharjo Tanggamus
Selasa, 30 Desember 2025









