WWF Turun Tangan, Begini Langkah Penanggulangan Konflik Gajah di Tanggamus
Kupastuntas.co, Tanggamus - Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus dan petugas Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) telah bekerjasama dengan World Wildlife Fund (WWF) dalam melakukan langkah-langkah penanggulangan konflik gajah.
Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma menungkapkan, langkah-langkah tersebut antara lain memasang GPS-Collar pada badan gajah-gajah tersebut untuk mengetahui dan memonitor keberadaan gajah maupun kelompoknya.
Langkah lainnya yaitu menggunakan gajah-gajah dari TNWK untuk menggiring gajah-gajah tersebut masuk lebih kedalam hutan lagi. Namun setelah gajah-gajah Way Kambas dikembalikan, ternyata gajah-gajah liar tersebut kembali turun ke bawah. Diduga penyebabnya adalah karena habitat gajah liar tersebut diganggu oleh penduduk.
BACA JUGA: Konflik Gajah Liar di Tanggamus Terus Berlanjut
BACA JUGA: Warga Tanggamus Menilai Gajah Ngamuk dan Merusak karena Terdesak
BACA JUGA: Gajah Ngamuk Rusak Rumah Warga, Kapolres Tanggamus: Lokasi Masuk Hutan Lindung
“Guna menghindari korban jiwa, Polres Tanggamus menyarankan kepada penduduk yang masih menempati rumah-rumah di kawasan tersebut agar meninggalkan lokasi ke perkampungan yang lebih aman atau kembali ke tempat asalnya,” pungkasnya. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Tersangka Curanmor di Pulau Panggung Tanggamus ODGJ Berat, Keluarga Soroti Penahanan
Minggu, 29 Maret 2026 -
Baru Bebas, Residivis Curas Kembali Bunuh Orang di Wonosobo Tanggamus
Minggu, 22 Maret 2026 -
Melonjak, Harga Daging Sapi di Kotaagung Tanggamus Tembus Rp 180 Ribu per Kg
Jumat, 20 Maret 2026 -
Menakar Bursa Bakal Kepala Daerah Tanggamus di Pilkada 2024
Minggu, 17 Maret 2024








