• Senin, 27 Juni 2022

Promosikan Wisata Pegunungan, Ini Harapan Warga untuk Pemkab Pesawaran

Minggu, 22 April 2018 - 18.07 WIB
341

Kupastuntas.co, Pesawaran - Promosikan wisata alam Air Terjun Gunung Betung di Desa Wiyono, Kecamatan Gedongtataan, LSM Swarna Dwipa dan Rakata Cycling Bike gelar Gathering MTB ke 3 se-Provinsi Lampung, di Dusun Gunung Rejo, Desa Wiyono, Kecamatan Gedongtataan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua LSM Swarna Dwipa Sugiharto saat ditemui Kupastuntas.co, Minggu (22/04/2018). "Ya, kegiatan ini kita lakukan bersama dengan Rakata Cycling Bike, untuk mendukung promosi wisata air terjun Gunung Betung," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini sudah dilakukan ke tiga kalinya dan mendapatkan respon positif dari para penggiat sepeda gunung. "Ini sebenarnya merupakan event dua tahunan, tapi ini yang ke tiga kalinya. Pesertanya pun tidak hanya dari Provinsi Lampung saja, ada yang dari Sumatera Selatan, Jakarta dan Provinsi lainnya," ujarnya.

Ditambahkannya, keunggulan yang diminati oleh para penggiat sepeda gunung ini adalah adanya track untuk sepeda downhill. "Di Provinsi Lampung ini, pertama kali ada track sepeda Downhill ya disini, kami membuat jalur sepanjang 1300 meter dengan rute menuruni lereng gunung Betung ini, melalui perkebunan milik warga, makanya kita bentuk Gapoktan Wisata, dimana lahan kebun yang nantinya dilewati oleh jalur yang kita buat akan diberikan royalti," tambahnya.

Oleh sebab itu, ia menerangkan, kegiatan seperti ini dapat menambah pendapatan warga sekitar. "Disini selain dapat menambah penghasilan dari jalur yang dilewati, rumah warga sini juga banyak yang digunakan sebagai homestay sebelum perlombaan, selain itu, untuk naik menuju lokasi start diatas, para pesepeda harus menggunakan kendaraan warga dan banyak juga warga yang berdagang sehingga dampak bagi perekonomiannya juga bagus," terangnya.

Kendati demikian, kata dia, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah setempat dan Pemerintah Provinsi Lampung. "Memang selama ini Swarna Dwipa dan Rakata selalu mengadakan event ini secara bersama tanpa mendapat dukungan dari Pemerintah, makanya kami sangat membutuhkan bantuan pemerintah, khususnya dalam hal infrastruktur," katanya.

"Sebab, akses untuk menuju garis start ini jalannya kalau hujan cukup sulit, makanya sebenarnya kami ingin mengadakan kegiatan ini rutin tapi kadang kami terkendala oleh aksesnya," timpalnya.

Diketahui, selain adanya lomba sepeda Downhill (menuruni gunung) pada kegiatan itu juga dilaksanakan fun bike yang melintasi rute perkebunan kakao warga sekitar. (Reza)

Editor :