• Kamis, 23 Mei 2024

Melawan, DPO Curas Tewas Tertembus Peluru di Lamtim

Minggu, 22 April 2018 - 18.37 WIB
73

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Miran, warga Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, akhirnya tewas dalam perjalanan menuju RSUD Sukadana, setelah sebelumnya terkena peluru petugas saat berusaha melawan ketika hendak ditangkap jajaran Tekab 308 Polsek Way Jepara bersama gabungan Team Badak Polres Lamtim, Minggu (22/04/2018) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro menjelaskan, tersangka masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang cukup meresahkan masyarakat. Dalam beraksi, tersangka tak segan melukai korabannya jika melawan.

“Terakhir, tersangka beraksi di Desa Labuhan Ratu Danau, Kecamatan Way Jepara, pada 12 Desember 2017 silam. Saat itu, tersangka menyatroni kediaman korban Marsam (38), bersama dua rekannya yakni Dirhan alias Kadir (sedang menjalani hukuman di LP Sukadan), dan Syahroni (DPO),” bebernya.

Saat itu, lanjut Kapolres, ketiga pelaku masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel dinding rumahnya yang terbuat dari papan. Kemudian, salah satu dari pelaku menodongkan alat yang menyerupai senjata api ke arah korban.

Menit berikutnya, tangan korban diikat sehingga pelaku leluasa mengambil harta milik korban berupa 2 unit sepeda motor jenis Yamaha Vega R warna merah dan biru, beserta STNK dan BPKB kendaraan, dan 2 unit HP Nokia tipe 130 warna putih dan hitam.

“Pelaku kabur membawa semua barang jarahan dan meninggalkan korban dalam kondisi tangan masih terikat. Esok harinya, korban melapor ke Polsek Way Jepara terkait peristiwa yang dialaminya,” kata Kapolres.

Mendapat laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Pelan tapi pasti, penyelidikan membuahkan hasil. Setelah polisi mengamankan tersangka Dirhan alias Kadir, korps baju coklat ini pun mengendus keberadaan Miran. Sayang, saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan.

“Tersangka menembak personel yang melakukan penangkapan, sehingga dilakukan tindakan terarah dan terukur oleh petugas. Tersangka kemudian dibawa ke RSUD Sukadana, namun berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tersangka dinyatakan telah meninggal,” tutupnya. (Jaya)

Editor :