Lantaran Sakit Hati, Kakak Beradik di Bandar Lampung Jadi Pembunuh
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Dua tersangka kakak beradik Dede Setiawan (27) dan Alfin (24) mengaku tega menghabisi nyawa korban Leo Adya Winata dikarenakan sakit hati, kepada korban yang mengganggu keluarganya.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, pihaknya berhasil menangkap kedua tersangka penganiayaan kurang lebih dari 12 jam.
“Dari hasil penangkapan kedua pelaku yang merupakan kakak beradik ini, kami menyita satu bilah pisau yang digunakan untuk menganiaya korban hingga meninggal dunia dan balok sepanjang satu meter serta pakai korban,” ujarnya di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu, (18/4/2018).
Dari hasil keterangan kedua tersangka, lanjut Murbani, perbuatannya tersebut dilakukan didasari sakit hati terhadap korban.
“Hasil sementara tersangka ini sakit hati dengan korban karena mengganggu ketenangan keluarganya,” jelasnya.
Pihaknya juga belum dapat memastikan apakah pembunuhan ini direncanakan atau tidak.”Kami belum bisa memastikan pembunuhan ini berencana. Karena, masih dalam pemeriksaan,” tandasnya.
Sementara, kepada awak media, kakak beradik ini mengaku khilaf atas apa yang telah diperbuat terhadap korban yang merupakan pegawai swasta di toko bangunan itu.
"Korban baru saja tinggal di daerah Panjang baru dua bulan. Kami berdua minta maaf kepada keluarga korban. Dan kami siap mempertanggungjawabkan perbuatan kami di hadapan hukum," ujar Dede.
Sedangkan Muhammad Alfin menuturkan, bahwa pembunuhan itu dilakukan atas dendam karena korban sering meminta uang ibunya.
"Saya yang tusuk korban pakai pisau. Kalau kakak saya, memukul pakai balok kayu," akunya. (Kardo)
Berita Lainnya
-
155 Dosen Tingkatkan Kompetensi Melalui Short Course di UIN RIL
Jumat, 19 Juni 2026 -
UIN Raden Intan Umumkan UKT Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Pembayaran Ditutup 26 Juni 2026
Jumat, 19 Juni 2026 -
UIN RIL Terima Penghargaan Sebagai Kampus Hijau Keagamaan yang Inklusif dan Berbasis Digital
Jumat, 19 Juni 2026 -
908 Mahasiswa UIN RIL Siap Diwisuda, Prosesi Digelar Dua Sesi pada 2 Juli 2026
Jumat, 19 Juni 2026








