• Senin, 16 Mei 2022

Gerak Bejejama Wujudkan Pekon Hebat di Lambar

Rabu, 04 April 2018 - 13.22 WIB
73

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Program Gerak Bejejama, merupakan Gerakan Aksi Beguai Jejama yang mengandung arti bergerak bersama sama dalam membangun pekon (Desa). Gerakan ini mendorong peran masyarakat secara swadaya dalam pelaksanaan pembangunan. Hal ini merupakan program pembangunan pemberdayaan gotong royong masyarakat (Beguai Jejama Hebat) Kabupaten Lampung Barat 2017 – 2022.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Pekon Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Lambar, Sumarlin, kepada Kupastuntas.co Rabu, (04/04/2018) mengungkapkan, kebijakan Beguai Jejama Hebat merupakan payung program Gerak Bejejama (Gerakan Aksi Beguai Jejama) sebagai aksi gotong royong swadaya masyarakat yang dilaksanakan setiap bulan bersama aparatur Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

"Gerak bejejama ini sebagai upaya pengoptimalkan kegiatan sebelumnya yang sudah dimulai pada bulan Januari 2018 yaitu Gertak Bekhak (Gerakan Serentak Bebatok Khani Kecah). Perubahan ini bertujuan agar aktivitas gotong royong masyarakat menjadi lebih kreatif tidak hanya pada sisi pembersihan jalan dan selokan, tapi bisa memayungi 4 bidang gotong royong masyarakat. Keempat bidang tersebut yaitu bidang ekonomi, bidang kemasyarakatan, bidang lingkungan, bidang sosial budaya keagamaan, sebagaimana amanah Permendagri no 42 tahun 2005 tentang pedoman bulan bakti gotong royong masyarakat," ungkap Sumarlin.

Hal itu menurut Dia, merupakan arahan kebijakan pembangunan pemberdayaan gotong royong masyarakat Lampung Barat yang menjadi program Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, dari tahun 2018 -2022. Untuk mewujudkan pekon hebat dalam kreatifitas gotong royong masyarakatnya.

Lebih jauh Sumarlin menjelaskan, logo program Gerak Bejejama yakni semut, cangkul dan biji kopi mengandung makna yang berbeda-beda.

"Semut yang memiliki sifat saling menolong dan bekerja sama, harapannya kedua sifat ini menjadi budaya dimasyarakat pekon dalam membangun pekonnya. Cangkul 6 buah membentuk 6 puncak siger lampung barat dengan puncak tertinggi siger dari biji kopi. Hal ini menggambarkan Lampung barat yang masyarakatnya didominasi para petani  dengan produk unggulan yaitu kopi, yang perlu mendapat dukungan kerjasama seluruh elemen masyarakat. Sehingga terwujud masyarakat yang sejahtera," paparnya.

Namun di akui Sumarlin, Gerak Bejejama masih merupakan sebuah draft keputusan bupati yang sedang diajukan memenuhi kebijakan pembangunan Bupati Lampung Barat.

"Nanti jika sudah disetujui akan disosialisasikan ke seluruh peratin dan unsur masyarakat lainnya," tutupnya. (Anton)

Editor :