• Sabtu, 21 Mei 2022

Wooww Fantastis, Pekon di Lambar Terima Anggaran Hingga 2,2 Milyar

Selasa, 03 April 2018 - 15.05 WIB
59

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Jumlah anggaran Dana Desa (DD) setiap pekon tahun 2018 meningkat drastis, dari 131 pekon di Lambar ada 3 pekon yang mendapat anggaran cukup besar. Yaitu Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) sebesar 1,7 milyar lebih, kemudian Pekon Suoh BNS sebesar Rp 1,4 milyar lebih dan Pekon Negeri Jaya BNS sebesar Rp 1,2 milyar lebih.

"Sedangkan pekon yang menerima dana terkecil yakni pekon Kerang kecamatan Batubrak sebesar Rp 695 juta dan pekon Heni Arong Kecamatan Lumbok Seminung sebesar Rp.698 juta. Penetapan anggaran DD sesuai dengan perbup nomor 14 tahun 2018 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian DD pekon," ungkap Kepala Bidang Pemerintahan Pekon Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Games Simanjuntak, selasa (3/4/2018).

Dijelaskan Games, untuk Alokasi Dana Pekon (ADP) pekon penerima anggaran terbanyak adalah Bandar Agung BNS sebesar Rp.540 juta, pekon Suoh BNS sebesar Rp.478 juta dan Pekon Hantatai sebesar 468 juta. Sedangkan pekon penerima ADP terkecil yakni pekon Manggarai Kecamatan Air Hitam sebesar Rp.397 juta, Pekon Kerang Rp.396 juta, Pekon Heni Arong Rp 398 juta dan Pekon Sidodadi Rp.399 juta.

"Penetapan ADP sesuai Perbup nomor 13 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan anggaran pekon, lampiran ADP bersumber APBD kabupaten," jelasnya.

Artinya dari anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Pekon (ADP) apabila digabungkan, Pekon Bandar Agung adalah yang paling banyak mendapat kucuran dana yaitu sampai Rp.2,2 milyar lebih. Dana tersebut cukup besar untuk mensejahterakan masyarakat jika di kelola dengan baik.

Menurut Games lagi, kriteria penentuan jumlah anggaran yang di terima setiap pekon berdasarkan pada  jumlah penduduk, luas wilayah, tingkat kemiskinan masyarakat dan indeks kesulitan geografisnya.

"Untuk proses pencairan tahap 1, masih banyak pekon yang sedang melengkapi berkas dan sebagian telah menyampaikan ke DPMP untuk di verifikasi," sebutnya.

Peningkatan anggaran dana desa sendiri menurut Games, "Ada perkembangan dari kementrian keuangan tentang alokasi dana desa se-lambar mengalami kenaikan, kemudian ada perubahan kondisi pekon. Berdasarkan itu dan formula yang ada kita masukkan maka keluarlah dana itu," terangnya.

Sementara Kepala Bidang Pembendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lambar Ruliansyah, mendampingi kepala BPKAD Ir.Sudarto, mengungkapkan, hingga saat ini baru 9 pekon dari 131 pekon di Lambar yg telah mncairkan dana APBP, meliputi dana desa dan alokasi dana desa (ADP).

"Baru sembilan pekon yang cair, total dana tahap 1 yakni 2,450 milyar terdiri dari DD 1,685 milyar dan ADP 764 juta," ujar Ruliansyah.

Sembilan Pekon yang dimaksud yakni Pekon Pampangan Sekincau, Giham Sukamaju, Kubu Perahu, Sukamarga Suoh, Roworejo, Tugu Ratu, Banding Agung, Sumber Agung dan Ringin Sari Suoh.

"Untuk pekon lainnya hingga saat ini belum ada berkas pengajuan pencairan yang masuk," Jelasnya. (Anton)

Editor :