• Rabu, 28 September 2022

DPRD Gelar Paripurna HUT Pringsewu ke-9

Selasa, 03 April 2018 - 08.17 WIB
21

Kupastuntas.co, Pringsewu- DPRD Pringsewu meggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati HUT ke-9 Kabupaten Pringsewu, di kantor baru DPRD setepat di areal Perkantoran Pemkab Pringsewu, Senin (02/04/2018).

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Pringsewu, H.Ilyasa yang dihadiri Gubernur Lampung yang diwakili Theresia Sormin, Bupati Pringsewu H. Sujadi, Wakil Bupati Pringsewu Dr. Hi.Fauzi, SE. M.Kom, Akt, Wakil Ketua DPRD Sagang Nainggolan dan H. Styiono, para anggota DPRD, Forkopimda Pringsewu dan Tanggamus, para Asisten, staf Ahli, Kepala OPD, Kabag, Camat serta Kepala Pekon se Kabupaten Pringsewu.

Dalam rapat Paripurna, Wakil Ketua DPRD Sagang Nainggolan membacakan sejarah singkat Pringsewu. Sejarah Pringsewu diawali dengan berdirinya sebuah perkampungan (tiuh) bernama Margakaya pada tahun 1738 Masehi, yang dihuni masyarakat asli suku Lampung-Pubian yang berada di tepi aliran sungai Way Tebu.

Kemudian 187 tahun berikutnya tepatnya tahun 1925 sekelompok masyarakat dari Pulau Jawa, melalui program kolonisasi oleh pemerintah Hindia Belanda membuka areal permukiman baru dengan membabat hutan bambu yang cukup lebat di sekitar tiuh Margakaya.

"Karena begitu banyaknya pohon bambu, maka oleh masyarakat desa memberi nama Pringsewu yang artinya Bambu Seribu dimana saat itu kepala desa dijabat Ambar," papar Nainggolan

Sementara Bupati H Sujadi berharap Paripurna HUT Pringsewu memberikan makna dan arti penting bagi sejarah kelahiran Pringsewu hingga menjadi salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung.

"Kita patut berterimakasih kepada para penggagas berdirinya kabupaten Pringsewu, khususnya Panitia Persiapan Pemekaran Kabupaten Pringsewu (P3KP). Pada kesempatan ini saya juga mengajak semua pihak untuk bergandeng tangan memajukan Pringsewu yang kita cintai ini," pungkasnya.(**)

Editor :