• Jumat, 20 Mei 2022

Pimpin Upacara di SMP, Parosil Beri Motiviasi Guru Dan Siswa

Senin, 02 April 2018 - 16.51 WIB
26

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Bupati Lampung Barat (Lambar) Parosil Mabsus memotivasi guru dan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kecamatan Belalau, Kabupaten Lambar. Hal tersebut diaampaikannya, pada upacara bendera dihalaman sekolah setempat, Senin (02/04/2018).

Selain memotivasi guru dan siswa, hadirnya orang nomor satu di Lambar itu sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui sarana dan prasarana juga fasilitas yang dimiliki sekolah yang di kunjunginya.

"Etika dan sopan santun siswa jaman sekarang sangat berbeda dibandingkan siswa dulu, dan itu terlihat dari cara siswa maupun siswi menghormati para guru. Sehingga etika dan sopan santun aiswa saat ini menjadi salah satu fokus utama kita," Ungkapnya dihadapan ratusan siswa dan guru yang hadir.

Dalam kunjungan tersebut, Parosil dengan didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyampaikan jika Pemkab Lambar punya program pendidikan berkarakter yang akan diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di Lambar. Dengan demikian, dirnya memotivasi siswa agar selalu mentaati janji siswa dan mengingatkan siswa agar dapat lebih giat belajar khususnya kelas IX yang dalam waktu dekat akan menghadapi ujian Nasional.

"Saat ini pemerintah sedang menggalakkan program Literasi, dan mungkin ini sudah menjadi istilah yang familiar kita dengar. Tapi tidak banyak dari mereka yang memahami makna dan definisinya secara jelas, Karena Literasi merupakan sebuah konsep yang memiliki makna kompleks, dinamis, terus ditafsirkan dan didefinisikan dengan beragam cara dan sudut pandang. Berangkat dari sinilah, perlu kita uraikan apa sebenarnya makna dari istilah Literasi itu," Ucapnya.

Pakcik sapaan akrap Parosil Mabsus juga mengatakan bahwa Literasi merupakan kualitas atau kemampuan melek hurup atau aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis. Makna literasi juga mencakup melek visual yang artinya Kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual seperti adegan, video dan gambar.

"Literasi memang tidak bisa dilepaskan dari bahasa. Rak heran jika seseorang dikatakan memiliki kemampuan literasi apabila ia telah memperoleh kemampuan dasar berbahasa yaitu membaca dan menulis. Jadi, makna dasar literasi sebagai kemampuan baca dan tulis merupakan pintu utama bagi pengembangan makna literasi secara lebih luas. Dan cara yang digunakan untuk memperoleh literasi adalah melalui Pendidikan," Pungkasnya. (Iwan)

Editor :