• Sabtu, 21 Mei 2022

Pengelolaan APBD Pekon Way Petai Libatkan Kaum Perempuan

Kamis, 29 Maret 2018 - 16.07 WIB
118

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Guna memaksimalkan pengelolaan APBD Pekon, Pekon Way Petai Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat melibatkan kaum Perempuan di dalam mengelola anggaran yang ada di pekon way petai.

Demi tercapainya tujuan tersebut, pekon way petai menggelar kegiatan Musyawarah Rencana (Musren) Perempuan pekon way petai untuk berbagai kegiatan di tahun 2018. Kegiatan Musren Perempuan itu di ikuti oleh 60 orang dari 12 pemangku yang ada di Way Petai, dengan agenda evaluasi kegiatan tahun 2017 dan pembahasan rencana kegiatan tahun 2018. Kegiatan tersebut di helat di Kantor Peratin Pekon Way Petai, Kamis (29/3/2018).

Kepala Bidang Pemberdayaan Pekon Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Lambar, Sumarlin, kepada kupastuntas.co, mengatakan, setiap tahun pekon selalu menganggarkan insentif untuk kader PKK Posyandu, Posbindu dasa wisma, sebagai penyemangat bersama dalam melakukan kegiatan untuk perempuan di pekon.

"Selama ini masih fokus di posyandu balita, lansia, pengajian, dan tanaman obat keluarga (Toga)," ujar Sumarlin.

Dikatakan Sumarlin, secara nasional selama ini peran perempuan masih minim dalam perencanaan dan pembangunan desa.

"Konsep membangun indonesia dari pinggir itu bukan hanya infrastruktur nya saja, tetapi manusia nya juga. Dalam permendes sudah jelas di atur yakni memberikan prioritas perhatian kepada kaum perempuan dalam bentuk prioritas dana untuk pengembangan usaha ibu-ibu dan kegiatan pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.

Dijelaskannya, keterlibatan semua lapisan masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan dan gender, akan membuat pembangunan desa lebih baik dan menyentuh semua lapisan masyarakat.

Peran perempuan dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera sangat penting. Selama ini usulan kegiatan masih di dominasi pada usulan infrastruktur, sehingga kedepan usul dari kaum perempuan juga perlu mendapat perhatian.

"Pekon way petai sudah memulai, ini suatu yang perlu diapresiasi pemerintah kabupaten. Karena hal ini akan sangat tinggi perannya dalam meningkatkan indeks pembangunan gender di kabupaten lampung barat. Kami berharap pekon dengan pengelolaan APBD pekon mampu memperhatikan seluruh kebutuhan masyarakatnya termasuk kaum perempuan. Karena disetiap keberhasilan kerja pembangunan selalu ada peran perempuan disana," imbau Sumarlin.

Pihaknya berharap, kedepan pihak pekon bisa mendorong dan memberikan peran yang banyak kepada ibu-ibu untuk mengisi pembangunan di pekon di mulai dari pembangunan keluarga dan kesehatan.

"Hasil rakor tadi ibu-ibu minta pembinaan untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas kegiatan ibu-ibu pekon," tutupnya. (Anton)

Editor :