Diduga Tebang Pilih Soal Perizinan, Pengurus BTS di Tubaba Kecewa
Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Diduga adanya tebang pilih dalam kepengurusan bangunan Menara Telekomunikasi atau Base Tranciever Station (BTS) oleh oknum Pemerintah yang ada di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Ahmad Suhendra, sebagai salah satu pengurus Perizinan Tower merasa kecewa terhadap Pemerintahan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Selasa, (27/03/2018).
Kekecewaan Ahmad Suhendra bukan tidak lain lantaran saat dirinya pernah membangun Menara Tower BTS tak berizin, namun Pemkab setempat mengecam keras terhadap dirinya dengan melakukan pembongkaran. Tapi mengapa hal itu tidak berlaku untuk investor lain.
"Inilah yang membuat saya merasa Kecewa, kenapa ada pihak lain yang bisa melakukan pembangunan walaupun Perizinannya belum diurus seperti pembangunan Menara Tower BTS di Tiyuh Pulung Kencana dan Tiyuh Margodadi di izinkan oleh Pemerintah. Terkesan ada tebang pilih seperti itu," keluh Ahmad.
Dirinya meminta kepada Pemkab setempat untuk dapat bertindak tegas dan seadil-adilnya terhadap hal ini. Peraturan yang telah dibuat oleh Pemkab itu harus diterapkan dengan tidak ada unsur tebang pilih, agar bisa dipatuhi oleh semua Investor di Kabupaten Setempat.
"Saya harap Bupati dan Wakil Bupati Tubaba dapat mendengar dan menilai kinerja tiap instansinya yang dinilai kurang adil," harapnya. (Irawan/Putra).
Berita Lainnya
-
Jejak Uang Kejahatan di Tubaba Terbongkar, Polisi Kembalikan Rp 300 Juta kepada Korban
Rabu, 04 Maret 2026 -
Bareskrim Tangkap Perampok Rp 800 Juta di Tubaba Lampung
Sabtu, 21 Februari 2026 -
Akses Lintas Tiga Kabupaten di Tubaba Jadi Kubangan, Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan
Senin, 16 Februari 2026 -
Penyamaran Terbongkar, Polisi Gadungan di Tubaba Diamankan
Kamis, 15 Januari 2026









