• Minggu, 27 November 2022

Prabowo akan Umumkan Kesediaan Maju Lagi Sebagai Capres

Rabu, 07 Maret 2018 - 14.32 WIB
36

Kupastuntas.co, Jakarta – Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindera Ahmad Muzani sama sekali tidak mempermasalahkan adanya pertemuan yang dilakukan antara Presiden Jokowi dengan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), putera sulung dari mantan presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, hak dari masing-masing partai untuk mengambil langkah politik apapun yang ingin ditempuh.

"Setiap partai, kami menghargai hak masing-masing partai politik untuk mengambil langkah politiknya sebagaimana juga kami Gerindra punya hak untuk menentukan langkah politik kami sendiri," kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, (Rabu 7 Maret 2018)

Dirinya menilai, jika Presiden ingin menemui siapapun, patut hargai. Menurutnya, hal tersebut adalah salah satu dari bentuk ikhtiar Presiden.

"Karena, secara konstitusi Pak Jokowi masih memiliki hak satu kali maju. Jadi, kami menghargai. Demikian juga, Partai Demokrat untuk bertemu siapa pun," kata Muzani.

Walaupun begitu, ia menegaskan bahwa partainya tak ingin ada calon tunggal di Pemilu 2019 mendatang. Demokrasi, menurutnya, harus dijaga. Karena itu, dalam rangka mencegah adanya calon tunggal, kader Partai Gerindra sudah meminta agar Prabowo Subianto maju kembali menjadi calon presiden (capres).

"Dan, yang kami sampaikan hanya nama pak Prabowo, tidak ada calon lain. Insya Allah dalam waktu yang pendek, pak Prabowo akan segera menyampaikan jawaban bahwa Beliau memenuhi permintaan kader. Sebelum pilkada insya Allah," katanya. (*)

Sumber : Viva.co.id

Editor :