• Rabu, 28 September 2022

Paslon Bangkit Berzaya, Siap Emban Amanah Rakyat Lampura

Minggu, 04 Maret 2018 - 17.43 WIB
28

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Juru kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Lampung Utara (Lampura), Zainal Abidin-M Yusrizal sebut pertumbuhan ekonomi Lampura saat ini sedang sakit, sehingga hal tersebut menjadi alasan kenapa paslon yang mendapat nomor urut satu (1) hasil pengundian oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk maju dalam Pilkada 2018.

Juru Kampanye Tim Bangkit Berzaya, Dedy Andrianto mengatakan alasan utama bergandengannya pasangan calon (paslon) nomor urut 1 tersebut, pihaknya berpandangan salah satu kabupaten tertua di Provinsi Lampung, Lampura dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi dan sistem pemerintahan yang saat ini dalam kondisi sakit.

"Segala hasil pekerjaan yang ada di Lampung Utara saat ini berasal dari utang-utang yang dibebankan secara langsung kepada masyarakat melalui operasional aparatur desa, pinjaman utang pada Bank Jabar senilai Rp110 miliar," ujar Dedy Andrianto saat kampanye dalam dialog terbatas di Kecamatan Sungkai Utara, Lampura, Jumat (02/03/2018) lalu.

Menurutnya, hal tersebut menjadi beban masyarakat Lampura untuk melunasi utang pemerintah saat ini. Sehingga ia berkeyakinan kedua sosok paslon jagoannya itu dianggap mampu membenahi kesembrautannya tatakelola pembangunan dan sistem birokrasi pemerintahan setempat.

Sementara itu, M Yusrizal Calon Wakil Bupati pada saat itu menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan warga dengan mengutamakan potensi sumber daya lokal.

"Semoga pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 27 Juni 2018 mendatang, kami diberikan amanah untuk melaksanakan pemerintahan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," kata Yusrizal.

Pernyataan itu disampaikan M Yusrizal dihadapan warga Dusun Sinar Ogan, Dusun Wonorejo, Desa Oganjaya dan warga Dusun Blok I, serta Dusun V Desa Padangratu Kecamatan Sungkai Utara.

"Tatkala Lampung Utara diberi pemimpin yang amanah, maka pembinaan masyarakat yang sejahtera serta pembangunan yang berkeadilan sosial dan berdaya saing dapat terwujud," lanjutnya. (Sarnubi)

Editor :