• Selasa, 28 Juni 2022

Geger! Petani Tanggamus Tewas Mengenaskan dengan Kemaluan Terpotong

Minggu, 04 Maret 2018 - 16.32 WIB
218

Kupastuntas.co, Tanggamus - Warga Talang Teluk, Kawasan Mandiri Lestari Register 39, Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus, gempar dengan penemuan mayat Tamrin (72) tewas mengenaskan dengan luka di leher dan kemaluan terpotong.

Informasi yang berhasil dihimpun Kupastuntas.co, Minggu (04/03/2018), mayat pertama kali ditemukan oleh Fikri (42), Kirman (47) dan Saparudin (38) pada Sabtu malam (03/03/2018) sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat itu ketiga orang tersebut, sedang melaksanakan sholat Isya, di musholla Dusun setempat. Tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan histeris dan raungan dari seseorang yang seperti merasakan kesakitan yang amat sangat. "Suaranya kedengaran jelas dari Musholla," kata Fikri.

Selesai sholat, mereka bergegas mencari asal suara tersebut yang ternyata berasal dari rumah Tamrin. Dengan penerangan lampu senter, dari jarak sekitar 30 meter ketiganya melihat  sesosok tubuh pria tergeletak di halaman rumah korban Tamrin, dalam posisi tubuh miring.

"Astagfirullah, saat itu kami melihat pemandangan yang sangat menakutkan. Tubuh pak Tamrin tergeletak bersimbah darah dan kemaluannya terpotong dan hilang," kata Fikri.

Dikatakannya, pada saat menemukan jasad Tamrin, mereka tidak menemukan Jumiati (56), istri korban di rumah. "Ibu Jumiati, istri korban tidak ada di rumah, jadi tidak ada yang melihat langsung peristiwa tersebut," katanya.

Ketika warga berkumpul, tubuh korban yang tidak bernyawa lagi itu ditutupi dengan terpal plastik, lalu Fikri menghubungi Ketua Gapoktan, Eko Prasetya. Eko segera meneruskan ke informasi ke Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Panggung. Tidak berapa lama istri korban Jumiati (56) datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Melihat suaminya meninggal dengan cara tragis, istri korban menangis. Dan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, istri korban dibawa ke rumah Fikri, yang masih kerabat korban," kata Kirman, saksi lainnya.

Kapolres Tanggamus, AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si melalui Kapolsek Pulau Panggung, AKP Budi Harto mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditubuh korban ditemukan luka sayat di bagian leher sebelah kanan sepanjang kurang lebih 13 sentimeter.

Kemudian, luka tusuk di leher yang mengenai tenggorokan sedalam kurang lebih 2 sentimeter, luka tusuk di bagian perut sedalam kurang lebih 3 sentimeter dan alat kelamin sudah terpotong dan hilang.

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti di TKP, berupa sebilah pisau garpu berikut sarung yang berlumur darah, sebuah baju yang berlumuran darah, celana pendek, sarung berikut tali ikat pinggang dan seutas tali kabel.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, untuk sementara korban diduga meninggal dunia karena bunuh diri. Ini dikuatkan karena sebelumya korban pernah hendak melakukan bunuh diri, namun dapat digagalkan oleh masyarakat, setiap perkataan selalu mengeluh sakit dan selalu ingin bunuh diri," kata Budi Harto.

Walau demikian, kata Budi, pihaknya tetap melakukan pendalaman untuk mengetahui dengan pasti penyebab kematian korban. "Terus kita dalami penyebab pastinya, selanjutnya akan kami informasikan perkembangannya," pungkas AKP Budi Harto. (Sayuti)

Editor :