Petani Jagung di Tanggamus Mengeluh Harga Anjlok
Kupastuntas.co, Tanggamus - Petani Pekon Talang Rejo, Kota Agung mengaku bingung karena harga jagung anjloknya. Hasil panen tidak sesuai dengan biaya sudah dikeluarkan. Seperti pupuk dan perawatan hingga biaya para pekerja.
“Sekarang harga jagung kami yang dibeli tengkulak sangat rendah. Meski bibit berasal dari bantuan Dinas Pertanian, tetap saja tidak menutupi biaya operasional. Kalau pun ada untung, itu pun tipis,” kata Diran (50), petani di Kecamatan Kotaagung, Kamis (21/02/2018).
Kondisi itu membuat petani enggan menanam jagung. "Jadi kapok nanam jagung. Karena jaminan pasarnya tidak ada, sudah itu harganya murah," katanya.
Selain itu, Sukur (60), petani di Kotaagung beralasan menanam jagung terbilang sulit. "Ribet ngurusnya. Enakan nanam ubi mantang saja, sudah pasarnya pasti, ngurusnya juga enak dan harganya juga bagus". (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Anak Gagal Masuk Negeri, Janda 4 Anak di Tanggamus Nangis Hadapi Biaya Sekolah Swasta
Rabu, 01 Juli 2026 -
Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Kotaagung Timur Tanggamus
Selasa, 30 Juni 2026 -
Sempat Terkendala Sistem, Layanan Rekam KTP Elektronik di Tanggamus Kembali Dibuka
Senin, 29 Juni 2026 -
Polisi Beberkan Kronologis Kebakaran Toko Diamond Berkah di Wonosobo Tanggamus
Minggu, 28 Juni 2026








