• Selasa, 28 September 2021

Jalan Lintas Sumatera Rusak Parah Akibatkan Antrean Panjang

Kamis, 22 Februari 2018 - 22.26 WIB
144

Kupastuntas.co, Pesawaran - Jalan lintas Sumatera di wilayah Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, hancur akibat hujan yang turun beberapa sejak hari terakhir, yang berdampak pada terjadinya kemacetan arus kendaraan dari arah Bandarlampung menuju Bandarjaya Lampung Tengah.

Badan jalan menjelang jembatan Tegineneng itu hancur akibat tergenang air dan menyebabkan munculnya lubang-lubang yang cukup dalam, sehingga kendaraan yang akan lewat melambat dan berhati-hati agar tidak terperosok.

Akibat kerusakan parah jalan tersebut, antrean kendaraan menuju Bandarjaya ataupun Metro mengular hingga sekitar tiga kilometer atau menjelang Bandara Raden Inten II, Kabupaten Lampung Selatan pada Kamis (22/02/2018).

Tidak terlihat petugas kepolisan yang berusaha untuk mengatur kemacetan lalulintas parah di lokasi jalan yang rusak tersebut, bahkan sejumlah kendaraan nekad mengambil arah di jalur jalan yang berlawanan untuk menghindari kemacetan dan jalan rusak tersebut.

Sejumlah ruas jalan lintas Sumatera mulai dari Bandarjaya hingga Bandarlampung saat ini mengalami kerusakan di beberapa titik dengan adanya lobang-lobang besar dan dalam yang menyebabkan terjadinya antrean kendaran.

Kerusakan itu antara lain terdapat di dekat perbatasan Lampung Tengah dengan Pesawaran, di seputaran Wates serta menjelang Bandarjaya dari arah Bandarlampung. Kerusakan jalan ini sangat dikeluhkan pengguna jalan yang hampir tiap hari melintas di ruas jalan tersebut.

Belum terlihat adanya upaya pemerintah setempat untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak tersebut, sehingga kerusakan jalan lintas Sumatera yang padat ini semakin parah, apalagi hujan hampir setiap hari mengguyur wilayah Lampung.

Sementara itu, kerusakan juga terjadi di sejumlah ruas jalan lintas timur Sumatera wilayah Provinsi Lampung yang menghubungkan dengan wilayah Sumatera Selatan.

Kerusakan jalan di beberapa titik mulai terpantau dari wilayah Lampung Tengah hingga Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji. Jalan rusak terparah terlihat mulai dari depan PT Gunung Madu Plantation (Lampung Tengah) hingga Bujuk Agung (Kabupaten Tulangbawang) hingga Mesuji.

Sejumlah pengguna jalan mengaku sering terjebak dalam lubang yang dalam, karena saat hujan lubang-lubang besar tersebut tertutup air. Mereka mengharapkan pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan di jalan lintas Sumatera ini karena menghambat distribusi barang ke kota-kota di Sumatera. (*)

Editor :