KPK Tetapkan 3 Orang Tersangka Terkait OTT Lamteng
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - KPK Telah menetapkan tiga orang tersangka hasil operasi tangkap tangan (OTT) pejabat Lampung Tengah, pada Rabu (14/02/2018).
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (15/02/2018) menyatakan ketiga orang yang ditetapkan KPK tersangka yaitu Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto, dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.
"Natalis dan Rusliyanto diduga menerima uang dari Taufik," ujarnya.
Untuk Mustafa, KPK masih perlu melakukan pemeriksaan terhadapnya. Status hukum Mustafa belum ditentukan KPK, menunggu pemeriksaan awal 1x24 jam. Namun KPK menyebut ada arahan Mustafa untuk pemberian suap itu.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif itu juga menyebut total nya ada 19 orang yang dijemput KPK terkait pinjaman daerah APBD Lampung Tengah. Kesembilan belas orang itu antara lain:
1. Mustafa (Bupati Lampung Tengah) 2. J Natalis Sinaga (Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah) 3. Rusliyanto (anggota DPRD Lampung Tengah) 4. Taufik Rahman (Kadis Bina Marga Lampung Tengah) 5. Za (anggota DPRD Lampung Tengah) 6. RR (anggota DPRD Lampung Tengah) 7. IK (anggota DPRD Lampung Tengah) 8. S (Sekwan DPRD Lampung Tengah) 9. ADR (Kabid PUPR Lampung Tengah) 10. N (swasta/kontraktor) 11. A (swasta) 12. SNW (PNS) 13. ADK (swasta) 14. AAN (PNS) 15. I (staf PU) 16. K (PNS) 17. 1 orang ajudan dan 2 orang sopir
Kesembilan belas orang itu dijemput dari 3 lokasi yaitu Lampung Tengah, Bandar Lampung, dan Jakarta. (*)
Berita Lainnya
-
Perbaikan Jalan 2026 Dimulai, Gubernur Lampung Tekankan Kualitas dan Pengawasan Ketat
Jumat, 03 April 2026 -
Polresta Bandar Lampung Terjunkan 302 Personel Amankan Perayaan Paskah 2026
Jumat, 03 April 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Cetak Lulusan Unggul, Angga Leo Setyawan Sukses Jadi PNS Guru di Mesuji
Kamis, 02 April 2026 -
DPRD Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Giri Akbar Tekankan Akuntabilitas Keuangan Daerah
Kamis, 02 April 2026








