Terkendala Dana, Gorong-Gorong Desa Pekon Rejosari yang Mengalami Kerusakan Belum Diperbaiki
Kupastuntas.co, Pringsewu - Gorong-gorong yang berada di Jalan Desa Pekon Rejosari, Pringsewu mengalami rusak parah. Namun hampir tiga bulan terakhir ini belum ada upaya perbaikan.
Jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat. Selain jalan alternatif menuju sekolah, jalan tersebut merupakan akses warga untuk berobat ke Puskesmas Rejosari yang letaknya bersebelahan dengan kantor balai pekon setempat.
Pantauan Kupastuntas.co Minggu (11/02/2018), terlihat salah satu bagian sisi gorong-gorong mengalami ambrol, selain itu terdapat lobang yang cukup besar di bahu jalan gorong-gorong.
Untuk menghindari terjadinya jatuh korban, warga sekitar memasang kayu darurat untuk menutup lobang tersebut. Meski demikian dihimbau kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas supaya ekstra hati hati.
"Kami berharap supaya gorong-gorong segera diperbaiki, jangan sampai menunggu jatuh korban baru diperbaiki," ujar salah satu warga sekitar.
Menurut Kepala Pekon Rejosari Mispan, salah satu penyebab kerusakan gorong-gorong lantaran sering dilintasi mobil truk yang muatannya berlebihan. Dia mengaku sudah melapor sekaligus membuat proposal kepada Dinas PU Pringsewu.
"Sudah kami ajukan proposal dan Dinas PU sudah turun mengecek lokasi, tinggal realisasinya kapan belum tahu," terang Mispan.
Dikompirmasi terpisah Kabid Binamarga PU Pringsewu Handri mengatakan perbaikan gorong gorang terkendala anggaran, sebab selain gorong-gorong di Pekon Rejosari ada beberapa titik lain yang akan diperbaiki dengan dana non budgeter seperti jembatan gantung di Pekon Tanjung Anom, kemudian gorong-gorong di Jalan Kesehatan Kelurahan Pringsewu Timur.
Untuk gorong-gorong di Pekon Rejosari, kata dia, telah dilakukan pengecekan dan penghitungan berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan. "Intinya akan diupayakan jika tidak bisa dianggaran murni akan diusulkan di perubahan atau apakah nantinya sekaligus dimasukkan dalam perbaikan jalan," tutupnya. (Manalu)
Berita Lainnya
-
Miris, Sejumlah Guru SMA Negeri 1 Banyumas Pringsewu Terlambat dan Berkeliaran Saat Upacara
Senin, 02 Februari 2026 -
Hilang 14 Hari, Mbah Kaliman Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Gadingrejo Pringsewu
Minggu, 01 Februari 2026 -
10 Lembaga Pendidikan di Pringsewu Terima BOP Kesetaraan 2026 Senilai Rp452 Juta
Senin, 26 Januari 2026 -
Warga Wonodadi Pringsewu Sebut Truk Tambang Penyebab Jalan Rusak
Senin, 26 Januari 2026









