95.981 Kepala Keluarga di Lampung Tengah Terima Bansos Rastra

Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Terhitung sejak Januari 2018 sebanyak 95.981 kepala keluarga (KK) di Lampung Tengah menerima bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra).
Program rastra yang berasal dari pemerintah pusat menyasar bagi keluarga kurang mampu. “Sekarang ada program yang dikenal dengan bansos rastra dan tidak perlu membayar karena gratis,” kata Kusuma Riyadi, Kepala Dinas Sosial Lampung Tengah (Lamteng).
Setiap KK mendapatkan alokasi beras rastra sebanyak 10 kg setiap bulan. Program bansos rastra berlangsung selama tujuh bulan, yakni Januari-Juli 2018. Di bulan Agustus, pemerintah telah menyiapkan program bantuan pangan non tunai (BPNT) sebagai pengganti bansos rastra.
Sebagai syarat, penerima manfaat BPNT harus lebih dulu membuka rekening tabungan. Sebab, BPNT langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.
“Sekarang ini dalam proses verifikasi data penerima BPNT karena mungkin saja sudah ada data yang berubah. Seperti penerima yang telah meninggal dunia. Kemudian penerima yang telah diverifikasi menyiapkan rekening tabungan karena bantuan ini langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima,” kata Kusuma Riyadi.
Setiap bulan penerima BPNT diplot sebesar Rp110 ribu. Kemudian BPNT dibelanjakan di e-warung yang telah di siapkan bekerjasama dengan Bank. Jadi, di e-warung nanti akan menyediakan kebutuhan seperti beras dan telur.
Konsep bantuan ini tidak menerima uang tunai karena dibelanjakan dalam bentuk kebutuhan pokok.
“BPNT bertujuan untuk menghindari penggunaan dana yang tidak tepat sasaran. Dengan demikian penerima bantuan akan tetap dimudahkan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat ekonomi lemah,” imbuhnya. (Sutowo)
Berita Lainnya
-
Polsek Seputih Banyak Lamteng Terima 47 Kendaraan Titipan Pemudik
Kamis, 27 Maret 2025 -
Satlantas Polres Lampung Tengah Pasang Rambu untuk Kelancaran Arus Mudik
Rabu, 26 Maret 2025 -
Polres Lampung Tengah Sediakan Penitipan Kendaraan Gratis Selama Lebaran
Rabu, 26 Maret 2025 -
Tak Terima Ditagih Hutang, Warga Bandar Surabaya Lamteng Rampok dan Bunuh Tetangganya
Senin, 24 Maret 2025