Warga Protes! Pembagian Beras Subsidi Tubaba di Nilai Tebang Pilih
Kupastuntas.co, Tulangbawang Barat – Sejumlah warga masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat melayangkan protes terhadap pemerintah kabupaten setempat yang dinilai tebang pilih dalam pembagian Beras medium bersubsidi sebesar Rp.2000. yang dilounching pada saat bersamaan hadirnya Wakil Gubernur (Wagub) Lampung belum lama ini.
Anggel (40) dan wartini (45) warga kelurahan Panaragan Jaya mengaku kesal dalam pembagian yang di nilai kurang merata terhadap warganya. Pasalnya, mereka merasa perhatian Pemerintah terhadap warga hanya terpusat pada satu Tiyuh.
"Pokoknya kami gak setuju dibeda-bedakan dengan yang di Tiyuh Pulung Kencana, kalau di Pulung Rp.6.500 sedangkan ditempat kami (Kelurahan Panaragan Jaya) Rp.8.500. kami diperhatikan juga dong jangan di Pulung yang cuma diperhatikan, kalau kayek gini ikhlas gak ikhlas ya harus kami beli dari pada kami gak makan". Ucap warga bersamaan. Senin, (29/01/2018).
Dihubungi terpisah, Daryantoni, Kancilog Menggala membenarkan harga tersebut. Namun, dirinya juga kurang seberapa memahami mengenai Tiyuh mana saja yang mendapatkan bantuan subsidi tersebut serta nilai harga jual, karena dirinya mengaku hanya sebatas menjalankan perintah dari Dinas atau Instansi terkait, namun sedikit ia ketahui bahwa harga yang ditawarkan pada saat itu memang khusus untuk Wilayah Pulung Kencana.
"Jadi begini, pada waktu launching (Beras) ada pak Wagub, itu karena adanya Program pak Bupati Umar Ahmad, jadi pada waktu itu pak Bupati membantu kepada masyarakat bahwasanya di launching pada waktu hari itu hanya Rp.2000 dan itupun khusunya di Pulung Kencana," jelasnya.
Kemudian, tambahnya, pembagian beras ini nanti akan dilanjutkan ke Tiyuh yang lain, namun dari harga sendiri sudah berbeda dengan harga yang di Pulung Kencana. Namun tidak lagi memakai Subsidi yaitu sebesar Rp.8.500, "Selain itu, kita juga ada pembagian di Panaragan Jaya, Daya Murni dan rencanaya besok di Mulyo Asri, dan itu sesuai jadwal yang diberi Dinas Koprindag ke kami," pungkasnya. (Irawan/Putra).
Berita Lainnya
-
Banyak Karangan Bunga di Lokasi Tewasnya Brigadir Arya Supena, Toko Baru Pasang CCTV Pascakejadian
Senin, 11 Mei 2026 -
Aksi Tawuran Marak, Disdikbud Lampung Intensif Awasi Sekolah Rawan
Senin, 11 Mei 2026 -
Polda Tunggu Audit BPKP untuk Tetapkan Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Honorer di Metro
Senin, 11 Mei 2026 -
Target Investasi Lampung 2026 Naik Jadi Rp16,2 Triliun, Pemprov Siapkan Kemudahan bagi Investor
Senin, 11 Mei 2026








