• Rabu, 10 Agustus 2022

Operasi Pasar, Bupati Dendi : Sudah Telat Datang, Kemasan Beras Bulog Juga Tidak Sesuai Usulan

Senin, 22 Januari 2018 - 14.07 WIB
51

Pesawaran, kupastuntas.co - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengeluhkan kinerja Bulog terkait pendistribusian beras dalam kegiatan operasi pasar untuk melakukan stabilisasi harga beras di Kabupaten Pesawaran, Senin (22/1/2018).

Selain berasnya datang terlambat, setelah tiba, kemasan beras Bulog yang datang tidak sesuai dengan usulan.

"Sudah telat datang, begitu datang kemasan karung 50 kilogram, padahal yang kita usulkan adalah kemasan 15 kilogram,"kata Bupati Dendi  di sela-sela kegiatan tersebut, di Balai Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan.

Menurutnya, hal itu akan menyulitkan proses pendistribusian terhadap masyarakat. "Kalau berasnya di dalam karung 50 kilogram, apa kita harus buka dulu berasnya lalu kita timbang dulu, sebab, pada kegiatan ini masyarakat hanya boleh membeli maksimal 15 kilogram," ujarnya.

Bupati lalu menginstruksikan kepada jajarannya untuk menukar kembali kemasan beras 50 kilogram ke 15 kilogram. "Saya minta ditukar kepada Bulog kemasannya, saya juga minta Pol PP untuk menahan truk pengangkutnya, jangan boleh pergi sebelum barang yang kita inginkan datang," pintanya.

"Sebab kita jaga-jaga, kalau beras kemasan 15 kilogram yang kita usulkan tidak datang, maka kita harus terpaksa bagi yang ada, meskipun memakan waktu yang lama lantaran harus menimbang dulu," timpalnya. Kedepan ia meminta, kepada Bulog jika ingin melakukan kegiatan serupa mempersiapkannya lebih baik lagi.

"Acara seperti ini, nantinya kami mau sehari sebelum kegiatan seperti ini beras harus sudah siap.Meskipun, mereka (Bulog) minta kepada Pemda untuk bertanggungjawab terhadap beras yang nantinya akan disimpan, bahkan, saya pastikan saya yang akan bertanggungjawab terhadap beras yang akan dibagi,"ujarnya.

Dimintai komentarnya, Ria Kasi Penyaluran Divre Bulog Lampung berkilah jika kedatangan beras tersebut sudah sesuai jadwal. "Untuk waktu kedatangan beras, saya rasa sudah sesuai waktu, tapi mungkin terjadi miskomunikasi," kilahnya. (Reza)

Editor : DH Sihotang