• Sabtu, 29 Januari 2022

Minta Peratin Diberhentikan, Puluhan Warga Padang Tambak Demo Kantor DPRD Lambar

Senin, 22 Januari 2018 - 11.30 WIB
89

Kupastuntas.co, Lampung Barat – Senin (22/01), Sekitar 70 masyarakat pekon Padang tambak, kecamatan Way tenong kabupaten Lampung Barat (Lambar) beramai-ramai mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Hal itu terkait tuntutan mereka yang tidak diindahkan agar Peratin pekon padang tambak, Kurnadi diberhentikan dari jabatannya sebagai peratin.

Koordinator Lapangan (Korlap), Saidul mengatakan bahwa jika hasil hearing DPRD Lambar beberapa waktu yang lalu menghasilkan turun lapangan dan tidak mengindahkan tuntutan mereka.

"Setelah DPRD melakukan Hearing pekan lalu, sejumlah anggota dewan tersebut melakukan turun lapangan. Namun hasilnya kata mereka (Anggota dewan) itu hanya miss komunikasi antara masyarakat dan peratin saja," ucapnya.

Sedangkan masyarakat meminta agar peratin padang tambak diberhentikan sesuai dengan apa yang telah merek tuntut.

"Tuntutan kami sudah ada dalam laporan tertulis dan sudah disampaikan dengan DPRD, kami hanya meminta agar peratin diberhentikan karena tidak transparansi dalam memimpin Pekon Padang Tambak, bahkan hak LHP saja dirampas," ungkapnya.

Ditambahkannya, Jika tuntutan itu tidak ada tindak lanjut dari DPRD maka masyarakat akan melanjutkan laporan ke pihak kepolisian bahkan ke provinsi.

"Kami berharap dengan para wakil rakyat yang juga wakil kami itu agar bisa menyampaikan tuntutan kami ke pak Bupati. Karena dari awal DPRD yang sudah menangani kasus ini. kami minta peratin yang mendapatkan mandat dan Surat tugas dari bupati bisa di berhentikan segera," pungkasnya.

Di lain pihak, Kabag OPS Polres Lambar, Kompol Dwi Toni Arisandi dilokasi mengatakan pihaknya menurunkan sejumlah personil sebanyak 90 anggota yang terdiri dari berbagai satuan diantaranya, Sabara, Reskrim, Linmas, Polsek Balikbukit dam Sumberjaya.

"Kami memurunkan sejumlah personil untuk melakukan pengamanan. Dan kami hanya bersipat pengamanan dengan harapan masyarakat bisa tertib dalam melakukan aksinya," jelasnya singkat. (Iwan)

Editor :