• Kamis, 24 Juni 2021

Heroik! Tukang Tambal Ban Gagalkan Aksi Perampokan

Minggu, 21 Januari 2018 - 17.01 WIB
326

Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Aksi perampokan di siang bolong dengan modus gembos ban pecah kaca yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumiawaras, Jumat (19/1) siang lalu, berhasil digagalkan korban bersama tukang tambal ban dan warga sekitar. Satu dari empat pelaku babak belur dihajar massa. Sedangkan tiga orang lagi berhasil lolos.

Diduga sebelum beraksi, terlebih dahulu para pelaku memasang paku pada kendaraan milik korban, Hesti Winarsih (42), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, yang pada saat itu parkir di area parkir Bank BRI di Jalan Laksmahayati, Telukbetung Selatan untuk mengambil uang Rp450 juta.

Ditemui di kios tambal bannya, Darma Lubis (40), warga Bumi Waras, Telukbetung Selatan ini menceritakan peristiwa aksi perampokan tersebut.

Saat itu, korban datang ke kios miliknya untuk menambal ban, karena ban mobil kiri belakangnya kempes.

“Kebetulan saya didalam kios dan dipanggil si ibu itu (korban) dari depan pintu. Karena kebetulan anak buah saya lagi nambal ban motor, jadi saya keluar untuk memeriksa ban mobilnya yang kempes itu,” kata Darma, Sabtu (20/1) sore.

Pria yang akrab disapa Lay Ban ini, menuturkan, setelah itu ia menyuruh anak buahnya untuk menambalkan ban mobil korban. Tak lama kemudian, korban kembali kemobilnya untuk mengambil sesuatu.

“Ibu itu ngambil HP nya dalam mobil. Lalu berdiri di dekat mesin kompresor dan saya kembali kedalam kios,” jelasnya.

Namun, lanjutnya, baru berapa detik ia masuk, tiba-tiba korban berteriak-teriak sehingga ia pun langsung keluar. “Saya kaget, tiba-tiba si ibu itu teriak-teriak, Woi woi woi, rampok rampok, karena melihat tas nya diambil orang dari dalam mobilnya,” terangnya.

Lantas, sambungnya, ia bersama anak buahnya mengejar para pelaku. “Korban ngejar dan tarik-tarikan dengan pelaku yang bawa tas itu diatas motor. Anak buah saya langsung cabut kontak motor pelaku dan berduel dengan joki (pelaku yang membawa motor), sedangkan saya duel dengan pelaku yang bawa tas itu, sambil si korban narik-narik tas itu dari pelaku,” ujarnya.

Setelah tas dikuasai korban, kata dia, korban pun langsung mengamankan diri ke kiosnya sedangkan pelaku yang mengambil tas itu melarikan diri. Ia pun mengejarnya hingga kedepan Masjid yang tak jauh dari kiosnya.

“Saya kejar dia (pelaku) sambil saya teriakin rampok. Tapi warga banyak yang fokus ke pelaku yang lagi bergulat sama anak buah saya. Sedangkan saya bergulat dengan pelaku yang lari itu di depan Masjid ditengah jalan. Tau-tau didepannya udah ada 2 orang naik motor, teriak-teriak cepat cepat, karena saya sendirian, saya kena tonjok di bagian leher beberapa kali, sempoyongan saya, akhirnya dia (pelaku) lolos naik motor bonceng tiga sama rekannya itu,” cerita bapak dua anak ini.

Sebelumnya, korban Hesti mengatakan awalnya ia baru saja mengambil uang di Bank BRI yang terletak di jalan Laksamana Malahayati, Kelurahan Telukbetung, Kecamatan TBS sekitar pukul 10.30 WIB mengendarai Honda Brio putih dengan nomor polisi BE 1302 AX. Usai mengambil uang tersebut, kendaraanya dalam keadaan gembos, dan hendak menambal ban.

"Saya lagi ngamil uang, terus ban mobil itu kempes, kayaknya saya diikutin dari bank, soalnya berapa kali dua pelaku naik motor di jalan ngomong ke saya, itu bannya kempes mbak," ujar korban di Mapolsek TbS, Jumat (19/1) lalu.

Ketika sedang menambal ban, ia melihat kaca depan bagian kanan kanan mobil dalam keadaan pecah, dan pelaku sempat membawa tas tersebut. Lantas korban mengejarnya, dan sempat melawan serta terjadi saling tarik menarik.

"Pelakunya dua orang, satunya kabur, satunya ini saya tarik-tarikan sambil teriak, dan warga dateng mukulin dia," kata korban.

Sementara itu, pelaku perampokan yang melarikan diri sedang dalam proses pencarian dan kasus ini pun sedang diselidiki oleh pihak Polresta Bandar Lampung. (Oscar)

Editor :