• Sabtu, 29 Januari 2022

Waspada Difteri, Bupati Pringsewu : Jika Ditemukan Gejalanya Langsung Berobat

Kamis, 18 Januari 2018 - 09.53 WIB
16

Kupastuntas.co, Pringsewu – Setelah adanya warga Pringsewu yang terkena Suspected Difteri, Wakil Bupati Pringsewu Hi. Fauzi mengimbau masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pencegahan difteri dan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI).

Imbauan tersebut disampaikan Fauzi pada upacara bendera bulanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu di lapangan Pemkab setempat sekaligus penyerahan sertifikat kepada 4 Puskesmas yang mendapatkan sertifikat akreditasi, Rabu (16/1).

Fauzi menagatakan, masalah difteri sudah menjadi kejadian luar biasa. Pada tahun 2017 lalu, di Provinsi Lampung terdapat 17 kasus suspek difteri satu kasus diantaranya terjadi di Pringsewu.

"Kita minta masyarakat waspada, jika ada ditemukan gejala gejala mirip difteri terhadap seseorang agar segera langsung konsultasi ke Puskesmas atau ke dokter," kata Fauzi.

Terpisah Kabid P2P Dinas Kesehatan Pringsewu Supri mengatakan tindakan pencegahan agar kasus serupa tidak terjadi kembali, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Wates telah melakukan imunisasi di 8 desa terhadap anak anak berusia 1 hingga 19 tahun. "Kami terus melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan terhadap penyebaran virus difteri," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Purhadi juga menjelaskan, difteri merupakan bakteri (virus) yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan dan sangat rentan menyerang anak anak dan remaja. "Penyebab seseorang terkena difteri dengan menghirup percikan ludah orang yang mengidap virus difteri," paparnya.

Ada pun gejala penyakit tersebut diantaranya, mengalami demam dan menggigil, sakit tenggorokan, suara serak, sulit bernapas, pembengkakan kelenjar, lemas dan lelah serta pilek yang berlarut larut. "Kita sarankan bila ada seseorang yang mengalami gejala gejala diatas supaya segera dibawa ke Puskesmas atau konsultasi ke dokter," tutup Purhadi.  (Manalu)

Editor :