Hendak Mencari Durian di Kebun, Bocah Kelas Tiga SD di Bakauheni Temukan Granat Jenis Manggis
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Warga masyarakat dusun 2 Sumber Makmur, Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, digemparkan dengan adanya penemuan satu buah granat yang diduga masih aktif.
Kepala desa setempat, Hatta Temenggung Lekok menjelaskan granat tersebut untuk pertama kali ditemukan oleh Nurman Ardiarsa (10), putra dari Bahruddin warga Dusun 2 Sumber Agung, pada Selasa (16/1) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB.
Ia menuturkan, granat jenis manggis itu ditemukan oleh Nurman saat hendak mencari durian di kebun tak jauh dari rumahnya.
“Anaknya pak Bahrudin inikan mau mencari duren, tau-taunya ketemu granat itu, lalu di bawa pulang kerumahnya,” ujar Lekok, Rabu (17/1).
Mengetahui bahwa benda itu sangat berbahaya, Bahrudin pun langsung melaporkan kejadian itu ke kepala desa dan selanjutnya kepala desa melapor ke Mapolsek Penengahan.
“Posisi bom itu masih dibelakang rumah sampai saat ini. Kita tidak berani memegang benda itu, karena takutnya meledak,” ujarnya.
Lokasi tempat granat berada saat ini masih dijaga ketat oleh anggota kepolisian supaya tidak ada warga yang mendekati lokasi tersebut. “Dari semalam juga dijaga polisi sampai sekarang ini, malahan sudah dipasang garis polisi juga,” cetusnya.
Hingga saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan Tim Gegana (tim penjinak bom) Polda Lampung untuk menangani granat yang ditemukan oleh bocah yang saat ini masih duduk di bangku sekolah kelas tiga SD itu.
“Kita tidak dapat memastikan apakah granat ini masih aktif atau tidak. Kita tunggu saja hasil dari pemeriksaan tim gegana,” cetusnya. (Dirsah/Edu)
Berita Lainnya
-
Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Ingatkan Personel Hindari Ego Sektoral
Kamis, 12 Maret 2026 -
109 SPPG di Lampung Selatan Belum Kantongi SLHS, DPRD Minta Dinas Dampingi Pengelola
Kamis, 12 Maret 2026 -
Bupati Egi Tegaskan Komitmen Lindungi Pendirian Gereja di Lampung Selatan
Senin, 22 Desember 2025 -
H-9 Lebaran, 26.219 Orang Nyebrang ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni
Selasa, 02 April 2024



