• Minggu, 07 Juni 2026

‎Sembilan Jamaah Haji Asal Lampung Wafat di Tanah Suci

Minggu, 07 Juni 2026 - 12.12 WIB
24

‎Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra. Foto: Dok

‎Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak sembilan jamaah haji asal Provinsi Lampung dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

‎Dari jumlah tersebut, dua jamaah meninggal dunia sebelum sempat melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji.

‎Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, mengatakan seluruh jamaah yang meninggal dunia akan mendapatkan hak berupa asuransi dengan nilai sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026.

‎"Jamaah yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Bipih yang telah ditetapkan pada tahun ini," kata Ansori saat dimintai keterangan, Minggu (7/6/2026).

‎Ansori menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lebih baik dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.

‎Hal itu terlihat dari menurunnya jumlah jamaah yang meninggal dunia maupun yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

‎"Tahun ini pelaksanaan haji jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu yang wafat ada 19 orang. Kemudian mereka yang sakit juga tidak banyak, tidak ada yang keluar masuk rumah sakit," ujarnya.

‎Berdasarkan data Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Lampung hingga Minggu, 7 Juni 2026, tercatat sembilan jamaah haji asal Lampung yang meninggal dunia di Tanah Suci, yakni :

  1. Sugiarti binti Karta Pawira, jamaah Kloter JKG 15 asal Kabupaten Lampung Utara.
  2. Mesno Iro Karso, jamaah Kloter JKG 16 asal Kabupaten Lampung Timur.
  3. H. Muhammad Sukono Sarwan, jamaah Kloter JKG 21 asal Kabupaten Pringsewu.
  4. H. Binti Panidi Purwanto, jamaah Kloter JKG 18 asal Kabupaten Mesuji.
  5. Hj. Suriah Sanusi Tayem binti Sanusi, jamaah Kloter JKG 15 asal Kabupaten Lampung Utara.
  6. Hj. Nurhasanah Mardian, jamaah Kloter JKG 21 asal Kabupaten Pringsewu.
  7. H. Sarno Sahrudin Diran, jamaah Kloter JKG 19 asal Kabupaten Tanggamus.
  8. H. Ahmad Fadil bin Muh. Nur, jamaah Kloter JKG 16 asal Kabupaten Tulang Bawang.
  9. Hj. Muntingah Sukijo Abdullah, jamaah Kloter JKG 11 asal Kabupaten Lampung Timur. (*)