Berlubang dan Membahayakan, Warga Gotong Royong Timbun Jalan Rusak di Metro Barat
Aksi warga bersama DPRD dan aparatur Kelurahan saat melakukan penimbunan lubang di jalan Nusantara, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Metro - Warga Kelurahan Mulyosari, Metro Barat, bergotong royong menimbun jalan rusak di Jalan Nusantara yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena berlubang dan membahayakan pengguna jalan.
Penimbunan dilakukan bersama aparat kelurahan dan tokoh lingkungan menggunakan material subbase agar kerusakan jalan tidak semakin parah dan lubang tidak kembali menganga dalam waktu dekat.
Sekretaris Lurah Mulyosari, Ahmad Rizal Wijaya, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam aksi penimbunan jalan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi warga dan unsur pemerintah lingkungan menjadi contoh positif dalam mengatasi persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Selain melakukan penimbunan jalan, warga juga membersihkan genangan air di sekitar lokasi agar akses jalan tetap aman dan nyaman dilalui.
Kondisi jalan rusak sendiri disebut sudah cukup lama dikeluhkan warga karena rawan menyebabkan kecelakaan, terutama saat malam hari dan musim hujan.
Agus, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kegiatan gotong royong tersebut lahir dari keresahan bersama terhadap kondisi jalan yang rusak cukup lama namun belum juga mendapat penanganan maksimal.
"Karena kalau menunggu perbaikan penuh, kasihan masyarakat yang tiap hari lewat sini,” kata Agus kepada awak media, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, Jalan Nusantara merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat di lingkungan RW 5 Mulyosari. Kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air kerap memicu kecelakaan, terutama saat malam hari atau ketika hujan turun.
"Banyak pengendara roda dua yang nyaris terjatuh akibat lubang yang tertutup genangan air. Selama ini hanya bisa melakukan tambal sulam secara mandiri agar kerusakan tidak semakin melebar," sambungnya.
Salah satu warga lain, Basuki Rahmat mengatakan, langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi infrastruktur lingkungan yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan maksimal.
"Sekarang kita mencoba kegiatan yang real. Jalan ini kita timbun menggunakan subbase supaya minimal dua sampai tiga bulan ke depan lubangnya tidak menganga lagi,” kata Basuki, yang juga Anggota DPRD Kota Metro, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini masih mengalami tekanan akibat efisiensi anggaran sehingga banyak program pembangunan, termasuk perbaikan jalan lingkungan, belum dapat direalisasikan sepenuhnya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan memperbaiki fasilitas umum secara bersama-sama, terutama untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak.
"Masyarakat hari ini harus paham bahwa kondisi APBD memang tidak baik-baik saja. Maka untuk mengantisipasi kerusakan infrastruktur, kami mencoba memberikan kontribusi melalui penimbunan Jalan Nusantara ini. Sebelumnya juga sudah dirembukkan bersama masyarakat RW 5,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan gotong royong tersebut dapat menjadi solusi sementara sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
"Kami mencoba kegiatan real sedikit, mudah-mudahan sangat berarti untuk masyarakat banyak. Ini harus menjadi keprihatinan bersama agar kita tidak menyerah dengan keadaan,” imbuhnya. (*)
Berita Lainnya
-
Tagih Janji Pemkot, PDI-P Kawal Tuntutan Petani Korban Banjir di Metro Selatan
Senin, 11 Mei 2026 -
Bertahun-tahun Jadi Kubangan Bahaya, Jalan Pattimura Akhirnya Diperbaiki Pemprov Lampung
Senin, 11 Mei 2026 -
Dharma Setyawan: UMKM Jangan Hanya Jual Produk, Tapi Bangun Nilai dan Emosi
Senin, 11 Mei 2026 -
KLH Hentikan Sistem Open Dumping TPAS Karangrejo, DPRD Desak Walikota Metro Bergerak Cepat
Senin, 11 Mei 2026








