• Senin, 13 April 2026

Diterjang Luapan Sungai, Jalan Lintas Padang Tambak-Air Putih Sidomakmur Lampung Barat Putus Total

Senin, 13 April 2026 - 18.26 WIB
50

Tampak aliran air sungai yang sangat deras memutus jalan Lintas Padang Tambak – Air Putih Sido Makmur, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Jalan Lintas Padang Tambak – Air Putih Sido Makmur, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, dilaporkan putus akibat diterjang luapan aliran sungai yang meluap di sekitar ruas jalan tersebut. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Lampung Barat dalam beberapa waktu terakhir.

Luapan air sungai yang meningkat drastis akibat curah hujan tinggi menyebabkan badan jalan tidak mampu menahan derasnya arus. Akibatnya, sebagian ruas jalan mengalami longsor hingga akhirnya terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Akses utama yang menghubungkan sejumlah wilayah tersebut kini lumpuh total. Masyarakat yang biasa melintas terpaksa mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh dan kondisi yang tidak selalu memadai.

Berdasarkan video berdurasi 1 menit 11 detik yang diterima Kupastuntas.co, terlihat derasnya aliran air terus menggerus bagian bawah badan jalan. Kondisi tersebut memperparah kerusakan dan membuat longsoran semakin melebar dari waktu ke waktu.

Dalam rekaman tersebut juga tampak tanah di sekitar jalan terus runtuh seiring derasnya arus sungai yang tidak kunjung surut. Suara gemuruh air terdengar jelas, menggambarkan kuatnya tekanan air terhadap struktur jalan.

Seorang warga setempat mengatakan bahwa kondisi tersebut mulai terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir. Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air sungai meningkat secara signifikan.

“Awalnya cuma terkikis sedikit, tapi karena hujan terus turun, air makin besar dan akhirnya jalan amblas,” ujar warga yang berada di lokasi kejadian, Senin (13/4/2026).

Warga lainnya juga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, sebelum benar-benar putus, kondisi jalan sudah menunjukkan retakan yang cukup parah namun masih dilintasi kendaraan.

“Kami sudah khawatir dari awal karena tanahnya sudah retak-retak. Sekarang benar-benar putus, tidak bisa dilewati sama sekali,” tambahnya.

Hingga saat ini, masyarakat berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait untuk memperbaiki akses jalan tersebut. Selain sebagai jalur penghubung antarwilayah, jalan ini juga menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi warga sekitar. (*)