• Selasa, 31 Maret 2026

Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System

Selasa, 31 Maret 2026 - 14.35 WIB
24

Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Antrean kendaraan logistik menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, meningkat signifikan hingga sepanjang 3 kilometer (Km) sejak Senin malam, 30 Maret 2026.

Lonjakan terjadi setelah berakhirnya kebijakan pembatasan operasional angkutan barang selama periode Angkutan Lebaran 2026.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan, sejak pembatasan dicabut pada pukul 00.00 WIB, arus kendaraan logistik yang sebelumnya dialihkan ke pelabuhan alternatif kembali memadati lintasan utama Bakauheni–Merak secara bersamaan. Kondisi ini memicu peningkatan volume truk dalam waktu singkat.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri menyampaikan, berdasarkan pemantauan di lapangan, antrean kendaraan truk mencapai sekitar 3 Km hingga akses Jalan Tol Bakauheni. Sementara di jalur arteri menuju pelabuhan, kepadatan tercatat mengular hingga kurang lebih 2 Km.

Meski terjadi lonjakan, ASDP memastikan operasional penyeberangan tetap berjalan normal dan terkendali. Pergerakan kendaraan terus diupayakan mengalir melalui penguatan sistem pengaturan dan distribusi arus.

Sejumlah langkah pengendalian diterapkan, di antaranya pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) guna mempercepat proses bongkar muat kapal, pemisahan layanan berdasarkan golongan kendaraan, serta optimalisasi buffer zone di luar area pelabuhan untuk mengatur ritme kedatangan truk.

Selain itu, sistem tiket digital Ferizy dioptimalkan untuk memastikan penjadwalan kendaraan lebih tertib, termasuk pengaturan kuota pada waktu tertentu.

Di lapangan, rekayasa lalu lintas juga diberlakukan secara situasional oleh kepolisian bersama Dinas Perhubungan. Pengalihan arus ke kantong parkir serta pengaturan prioritas layanan dilakukan untuk menjaga kelancaran.

Pihaknya turut melakukan langkah pengendalian arus dengan melibatkan pengelola jalan tol. “Kami bekerja sama dengan PT Wika selaku pengelola tol untuk melakukan delay system di rest area dan di jalur arteri guna memperlambat antrean kendaraan di Pelabuhan Bakauheni,” kata Toni, Selasa (31/3/2026).

Ia menambahkan, sejumlah personel juga dikerahkan untuk melakukan pengaturan dan pengamanan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan.

Dari sisi operasional, ASDP meningkatkan jumlah armada kapal dan frekuensi perjalanan untuk mempercepat proses pengangkutan kendaraan, terutama truk, agar antrean dapat segera terurai.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengimbau pengguna jasa, khususnya pengemudi kendaraan logistik, untuk memastikan telah memiliki tiket sesuai jadwal keberangkatan, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan buffer zone yang telah disediakan.

Ia optimistis antrean kendaraan dapat terurai secara bertahap seiring dengan berbagai langkah pengendalian yang telah diterapkan. (*)