• Senin, 23 Maret 2026

Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis

Senin, 23 Maret 2026 - 13.37 WIB
16

Pelepasan peserta balik gratis BPKH di Masjid Al-Bakrie, Senin (23/3/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) resmi memberangkatkan sebanyak 675 perantau asal Lampung kembali ke Pulau Jawa melalui program Balik Kerja Bareng BPKH 2026, Senin (23/3/2026).

Pemberangkatan dipusatkan di Masjid Al Bakrie, Bandar Lampung, dengan mengerahkan 15 unit bus eksekutif guna membantu masyarakat kembali bekerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Acep Riana Jayaprawira, mengatakan Lampung menjadi titik keberangkatan strategis karena merupakan satu-satunya lokasi pelaksanaan program di Pulau Sumatra.

"Hari ini kami memberangkatkan 675 perantau asal Lampung. Program ini merupakan wujud komitmen BPKH untuk memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam membantu meringankan beban finansial perantau saat arus balik," ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas gratis berupa bus kelas eksekutif, konsumsi, serta atribut perjalanan. 

"Program ini didanai dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari pokok dana haji, sehingga tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kebermanfaatan," jelasnya. 

Secara nasional, pada tahun 2026 BPKH menargetkan sebanyak 2.700 peserta dalam program Balik Kerja Bareng yang digelar di empat kota, yakni Lampung, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. 

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 11.000 orang di seluruh Indonesia.

"Semoga tahun depan jumlah peserta yang bisa diberangkatkan bisa terus bertambah karena memang di Lampung ini antusiasme nya cukup tinggi," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengapresiasi program tersebut sebagai inovasi dalam mendukung arus balik Lebaran.

"Kemarin masyarakat sempat bertanya, kapan ada balik gratis. Nah, ini jawabannya. Kami sangat mengapresiasi program BPKH ini," kata Bambang.

Ia berharap ke depan program serupa dapat diperluas, baik dari sisi jumlah peserta maupun keterlibatan berbagai pihak.

"Kami berharap ke depan tidak hanya BPKH, tetapi juga pihak lain dapat turut serta. Sehingga masyarakat yang kembali bekerja tidak terlantar dan mendapatkan fasilitas yang memadai," tambahnya.

Bambang juga mengungkapkan, pada arus mudik sebelumnya tercatat sebanyak 33 bus program mudik gratis tiba di Lampung melalui Terminal Rajabasa.

"Kami berharap kuota ke depan bisa ditingkatkan, minimal menjadi 1.000 peserta agar lebih seimbang dengan jumlah pemudik yang datang," ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antar instansi, mengingat pada arus mudik sebelumnya terdapat keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kementerian, hingga BUMN.

"Kolaborasi di sini luar biasa, lebih dari 20 ribu orang bisa terlayani. Ke depan kita harapkan tempat ini tidak hanya untuk kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pusat kajian Islam dan kegiatan sosial lainnya," pungkasnya. (*)