• Senin, 23 Maret 2026

Kebakaran di Kenali Berhasil Dipadamkan, Dua Rumah Ludes, Satu Terdampak

Senin, 23 Maret 2026 - 14.18 WIB
84

Rumah yang terbakar di Kenali hanya menyisakan kerangka bangunan yang sudah menjadi arang. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Kebakaran yang melanda Pekon Kenali, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, berhasil dipadamkan setelah petugas bersama warga berjibaku melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

Berdasarkan data sementara di lapangan, peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga ludes terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dapur akibat terdampak kobaran api.

Rumah milik Sofyan diketahui menjadi titik awal munculnya api dan hangus terbakar. Dari lokasi tersebut, kobaran api dengan cepat merembet ke bangunan di sebelah kiri, yakni rumah milik Fauzi yang juga tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, rumah di sisi kanan milik Tahmudi hanya mengalami kerusakan pada bagian dapur. Api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih jauh dan menghanguskan seluruh bangunan tersebut.

Warga sekitar menyebut proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan. Api dengan cepat membesar, terlebih sebagian besar bangunan di lokasi merupakan rumah panggung berbahan kayu yang mudah terbakar.

Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama petugas pemadam kebakaran. Mereka bahu-membahu berusaha menjinakkan api agar tidak meluas ke permukiman lain di sekitarnya.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil menguasai situasi. Proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan cukup besar, mengingat dua rumah habis terbakar.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah warga.

Pihak terkait juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat dengan material bangunan yang mudah terbakar. (*)